
AS setujui penjualan senjata Rp35,4 Ttriliun kepada Arab Saudi di tengah memanasnya Timur Tengah

Asap mengepul setelah serangan udara di Bandara Internasional Sanaa di Sanaa, Yaman, pada 13 Juli 2026. Al-Masirah TV yang dikelola Houthi pada Senin (13/7) mengatakan bahwa Arab Saudi melancarkan beberapa serangan udara ke landasan pacu Bandara Internasional Sanaa di ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi. (Xinhua/Pusat Media Houthi)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Rabu (15/7) menyetujui penjualan senjata senilai sekitar 1,96 miliar dolar AS kepada Arab Saudi.
*1 dolar AS = 18.064 rupiah
"Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung tujuan kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS dengan meningkatkan keamanan salah satu Sekutu Utama non-NATO yang berperan sebagai kekuatan yang menjaga stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Kawasan Teluk," sebut Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah siaran pers.
BAE Systems akan menjadi kontraktor utama, kata departemen tersebut. Langkah itu diambil seiring meningkatnya ketegangan antara pasukan Houthi di Yaman dan Arab Saudi.
Langkah ini juga diambil di tengah meningkatnya konfrontasi antara AS dan Iran, dengan Washington memperkuat operasi militernya terhadap Teheran setelah memberlakukan kembali blokade laut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Mengungkap peran AS dalam eskalasi konflik Gaza (Bagian 2-selesai)
Indonesia
•
09 Oct 2024

Tim investigasi gabungan Korsel akan panggil Presiden Yoon atas tuduhan pemberontakan
Indonesia
•
16 Dec 2024

Fokus Berita – Warga AS gelar aksi unjuk rasa, tuntut diakhirinya perang terhadap Iran
Indonesia
•
09 Mar 2026

COVID-19 - Rusia produksi jutaan dosis vaksin per bulan pada 2021
Indonesia
•
04 Aug 2020


Berita Terbaru

Krisis Afrika Timur memburuk, 40,5 juta orang kini terancam kelaparan
Indonesia
•
16 Jul 2026

Serangan AS ke Iran tewaskan 35 orang, ratusan lainnya terluka
Indonesia
•
16 Jul 2026

Alarm flu burung H5N1 di Selandia Baru, virus diperkirakan jadi endemik dalam hitungan bulan
Indonesia
•
16 Jul 2026

Balas serangan AS, Iran hantam pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Indonesia
•
15 Jul 2026
