Serangan AS ke Iran tewaskan 35 orang, ratusan lainnya terluka

Foto yang diabadikan pada 20 April 2026 ini menunjukkan bendera nasional Iran yang terpasang pada sebuah bangunan yang rusak akibat serangan Amerika Serikat-Israel di Teheran, Iran. (Xinhua/Shadati)

Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Serangan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini terhadap sejumlah provinsi di Iran selatan menewaskan 35 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya, demikian disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Iran pada Rabu (15/7).

Hossein Kermanpour, kepala hubungan masyarakat kementerian tersebut, mengatakan di platform media sosial X bahwa dua perempuan dan seorang remaja termasuk di antara para korban.

Provinsi Hormozgan di Iran selatan serta Provinsi Sistan dan Baluchestan di Iran tenggara mencatat jumlah korban terbanyak, dengan 72 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit, tambah Kermanpour.

Angkatan Darat Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs jejaring-nya bahwa tujuh tentara tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan yang terjadi pada Rabu dini hari waktu setempat, yang menargetkan sebuah garnisun di Bampur County, Provinsi Sistan dan Baluchestan.

Militer AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap provinsi-provinsi di Iran selatan selama beberapa hari terakhir, dengan mengeklaim bahwa serangan tersebut merupakan respons atas tindakan angkatan bersenjata Iran yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz dan bertujuan untuk "melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial."

Iran membalas dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan dan fasilitas militer AS di kawasan Asia Barat. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait