AS kehilangan 24 unit ‘drone’ MQ-9 Reaper dalam perang lawan Iran, rugi 12,3 triliun rupiah

Asap mengepul dari sejumlah bangunan di Teheran, Iran, pada 29 Maret 2026. (Xinhua/Shadati)

Amerika Serikat telah kehilangan delapan unit drone MQ-9 Reaper di Timur Tengah sejak 1 April, menjadikan total perangkat semacam itu yang hilang dalam perang Iran menjadi 24 unit, dengan kerugian sekitar 720 juta dolar AS.

 

Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Amerika Serikat (AS) telah kehilangan delapan unit drone MQ-9 Reaper di Timur Tengah sejak 1 April, menjadikan total perangkat semacam itu yang hilang dalam perang Iran menjadi 24 unit, lapor CBS News pada Kamis (9/4), mengutip pernyataan dua pejabat AS.

Hilangnya drone-drone itu menimbulkan kerugian sekitar 720 juta dolar AS, menurut laporan tersebut, sembari menyatakan bahwa tergantung variannya, satu unit drone Reaper dapat menelan biaya sebesar 30 juta dolar AS atau lebih.

*1 dolar AS = 17.082 rupiah

MQ-9 Reaper, yang diproduksi oleh General Atomics Aeronautical Systems, merupakan pesawat terbang yang dikendalikan dari jarak jauh dan digunakan untuk misi intelijen, pengintaian, dan pengamatan. Drone itu juga mampu melancarkan serangan yang presisi.

AS dan Israel telah menghantam lebih dari 13.000 target di seluruh Iran sejak mereka meluncurkan serangan militer gabungan pada 28 Februari lalu, menurut data yang disusun oleh CBS News.

Selama konflik tersebut, target-target di 12 negara di seluruh kawasan itu telah digempur oleh Iran, menurut data tersebut.

Kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan telah diumumkan pada Selasa (7/4), tetapi Israel tetap melancarkan serangan terhadap target-target di Lebanon.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait