Militer AS dilaporkan kehilangan 16 unit ‘drone’ MQ-9 Reaper dalam perang dengan Iran

Asap mengepul dari sejumlah bangunan di Teheran, Iran, pada 29 Maret 2026. (Xinhua/Shadati)

Militer Amerika Serikat telah kehilangan 16 drone MQ-9 Reaper sejak AS dan Israel melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

 

Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Amerika Serikat (AS) telah kehilangan 16 drone MQ-9 Reaper sejak AS dan Israel melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Demikian dilaporkan CBS News pada Rabu (1/4), mengutip pernyataan dari dua pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonimitas.

Media pemerintah Iran pada Senin (30/3) melaporkan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran telah "mencegat dan menghancurkan" sebuah drone MQ-9 milik AS di atas Isfahan.

MQ-9 Reaper merupakan pesawat kendali jarak jauh yang digunakan untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian, namun juga dapat digunakan untuk melakukan serangan presisi.

Tergantung pada varian drone Reaper, satu unit pesawat dapat bernilai lebih dari 30 juta dolar AS, menurut laporan CBS News.

*1 dolar AS = 16.999 rupiah

Presiden AS Donald Trump dan Menteri Perang AS Pete Hegseth berulang kali mengklaim pertahanan udara dan kemampuan peluncuran rudal Iran hampir sepenuhnya dilumpuhkan dalam serangan AS-Israel yang telah berlangsung selama sebulan. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait