
AS dapat 80 juta barel minyak dari Venezuela

Orang‑orang ikut serta dalam aksi unjuk rasa di Caracas, Venezuela, pada 14 Januari 2026. (Xinhua/Lucio Tavora)
AS mengambil alih kendali ekspor minyak Venezuela setelah operasi militer yang menangkap Maduro pada Januari 2026, yang kini didakwa atas perdagangan narkoba dan kejahatan lainnya di pengadilan di New York.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (24/2) mengatakan bahwa AS telah mendapatkan lebih dari 80 juta barel minyak dari Venezuela sejak penangkapan secara paksa Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pihak AS.
"Kami baru saja menerima dari teman dan mitra baru kami, Venezuela, lebih dari 80 juta barel minyak," kata Trump saat menyampaikan pidato Kenegaraan State of the Union pertamanya sejak dia memulai masa jabatan keduanya di Gedung Putih. "Produksi minyak AS meningkat lebih dari 600.000 barel per hari."
AS mengambil alih kendali ekspor minyak Venezuela setelah operasi militer yang menangkap Maduro pada Januari, yang kini didakwa atas perdagangan narkoba dan kejahatan lainnya di pengadilan di New York.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Intel laporkan kerugian bersih dan penurunan pendapatan pada Q1 2023
Indonesia
•
28 Apr 2023

Rusia akan hentikan pasokan dan produk minyak jika harga dibatasi
Indonesia
•
28 Dec 2022

Indonesia bukukan transaksi senilai 479 miliar rupiah dari gelaran CAEXPO di China
Indonesia
•
03 Oct 2024

Transfer pengetahuan Whoosh capai hasil menakjubkan
Indonesia
•
19 Apr 2025


Berita Terbaru

Jaringan pengisian daya EV di China kian meluas, Indonesia percepat ekspansi SPKLU
Indonesia
•
22 Apr 2026

KADIN perkuat kerja sama komunitas bisnis RI-China lewat Pameran Rantai Pasokan Internasional
Indonesia
•
22 Apr 2026

Toyota Indonesia gandeng CATL kembangkan baterai kendaraan elektrifikasi
Indonesia
•
22 Apr 2026

Feature – Tradisi mudik gerakkan ekonomi di Indonesia dan China
Indonesia
•
22 Apr 2026
