
Lebih dari 40.000 orang jadi korban penembakan di AS pada 2025

Seorang pria meletakkan bunga di monumen peringatan salah satu korban Penembakan Lewiston di Lewiston, Maine, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2024. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Korban penembakan di Amerika Serikat pada 2025, termasuk lebih dari 14.600 kematian dan 26.100 lebih yang terluka.
Los Angeles, Amerika Serika (Xinhua/Indonesia Window) – Sedikitnya 40.000 orang menjadi korban penembakan di Amerika Serikat (AS) pada 2025, termasuk lebih dari 14.600 kematian dan 26.100 lebih yang terluka, menurut data awal yang dirilis pada Kamis (1/1) oleh Gun Violence Archive (GVA) AS.Negara tersebut mencatat sedikitnya 407 insiden penembakan massal pada 2025, yang didefinisikan sebagai penembakan di mana empat orang atau lebih tewas atau terluka, tidak termasuk penembak yang mungkin juga tewas atau terluka dalam insiden tersebut, menurut GVA, sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk pada 2013 untuk menyediakan akses publik gratis terhadap informasi akurat mengenai kekerasan terkait senjata api di AS.Data tersebut juga menunjukkan bahwa 224 anak berusia 11 tahun atau lebih muda tewas akibat tembakan senjata api, sementara 461 lainnya dalam kelompok usia yang sama mengalami luka-luka sepanjang 2025. Selain itu, 1.030 remaja berusia 12 hingga 17 tahun tewas dalam insiden penembakan, dan 2.733 lainnya terluka.Statistik kematian terkait senjata api GVA mencakup pembunuhan (homicide), pembunuhan yang disengaja (murder), penggunaan senjata api untuk membela diri, dan kecelakaan penembakan, tetapi tidak termasuk bunuh diri. Namun, mengutip perkiraan awal dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS, GVA melaporkan bahwa lebih dari 24.000 orang tewas akibat bunuh diri menggunakan senjata api pada 2025.Media lokal menjelaskan bahwa meskipun angka kematian dan korban luka akibat penembakan telah menurun selama empat tahun berturut-turut sejak 2021, lebih dari 40.000 orang tewas atau terluka akibat tembakan senjata api pada 2025, tidak termasuk kasus bunuh diri. Artinya, rata-rata lebih dari 110 orang tewas atau terluka akibat kekerasan senjata api setiap hari sepanjang tahun lalu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

India dicengkeram ketakutan cacar monyet setelah 8 kasus dan 1 kematian
Indonesia
•
03 Aug 2022

Feature – Pasar pagi populer di Wajima, Jepang, ludes dilalap si jago merah
Indonesia
•
08 Jan 2024

Oase Al-Ahsa daerah subur dan hijau di Saudi
Indonesia
•
04 Sep 2019

Lebih dari 40.000 orang jadi korban penembakan di AS pada 2025
Indonesia
•
03 Jan 2026


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
