
101 kasus Ebola terkonfirmasi di RD Kongo, 10 negara Afrika berisiko terjangkit wabah

Tenaga kesehatan mengenakan pakaian hazmat sebelum proses pemakaman seorang korban Ebola di Mongbwalu, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo bagian timur, pada 24 Mei 2026. (Xinhua/Str)
Mongbwalu, RD Kongo (Xinhua/Indonesia Window) – Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Ahad (24/5) mengatakan bahwa seiring peningkatan pemantauan yang dilakukan Republik Demokratik (RD) Kongo dalam penanggulangan Ebola, sejauh ini telah teridentifikasi lebih dari 900 kasus suspek, termasuk 101 kasus yang telah terkonfirmasi.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa Centers for Disease Control and Prevention/Africa CDC) telah memperingatkan bahwa 10 negara Afrika berada dalam risiko tinggi terjangkit wabah Ebola terbaru yang sedang terjadi di RD Kongo dan Uganda, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan penyebaran virus tersebut di tingkat regional.
Dalam sebuah taklimat pers daring pada Sabtu (23/5) malam waktu setempat, Dirjen Africa CDC Jean Kaseya menyatakan bahwa 10 negara yang berisiko tinggi itu adalah Sudan Selatan, Rwanda, Kenya, Zambia, Republik Afrika Tengah, Tanzania, Ethiopia, Angola, Republik Kongo, dan Burundi.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Posisi China dalam penyelesaian politik krisis Ukraina
Indonesia
•
24 Feb 2023

Laporan: Hegemoni militer AS menginjak-injak kedaulatan negara lain
Indonesia
•
08 Sep 2023

COVID-19 – Negara teluk dirikan pusat bersama perangi pandemik
Indonesia
•
08 Jan 2021

Xi Jinping tekankan pentingnya "satu negara, dua sistem" dan reunifikasi nasional
Indonesia
•
14 Mar 2023


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
