
Feature – Kecemasan bayangi semangat Ramadhan warga Gaza di tengah mandeknya perundingan gencatan senjata

Warga Palestina menikmati hidangan berbuka puasa di antara puing-puing rumah yang hancur pada hari pertama Ramadhan di Kota Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 1 Maret 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Warga Gaza kini hidup dalam kecemasan tinggi, dan ketakutan akan kemungkinan konflik yang bisa kembali pecah kapan saja.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Di tengah kehancuran yang luas dan kehilangan orang-orang tercinta, warga Palestina di Jalur Gaza tahun ini terpaksa menyambut bulan suci Ramadhan dengan luka emosional dan kondisi fisik yang kelelahan, setelah 15 bulan rentetan serangan Israel di daerah kantong yang terkepung itu.Sementara Umat Islam di seluruh dunia menyambut Ramadhan dengan doa dan perayaan, pemandangan di Gaza justru mencerminkan kisah sebaliknya.Ruas-ruas jalan di Gaza yang dahulu ramai dan dipenuhi semarak kehidupan, kini tinggal reruntuhan. Puing-puing rumah yang hancur menjadi memoar suram yang mengingatkan akan kehancuran akibat konflik, sementara udara dipenuhi bau mesiu, kematian, dan pembusukan.
Warga Palestina terlihat di antara puing-puing bangunan rumah yang hancur di Beit Hanoun, Jalur Gaza utara, pada 19 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina menikmati hidangan buka puasa di antara puing-puing rumah yang hancur pada hari pertama Ramadhan di Kota Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 1 Maret 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Seorang pria menjajakan aneka lentera di sebuah pasar menjelang Ramadhan di Gaza City pada 28 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB peringatkan memburuknya kelaparan di tengah kesenjangan pendanaan di Sudan dan sekitarnya
Indonesia
•
21 Feb 2024

Studi: Kematian akibat gelombang panas pada 2023 berkaitan dengan perubahan iklim
Indonesia
•
08 Oct 2025

China cabut pembatasan COVID bagi kedatangan internasional
Indonesia
•
28 Dec 2022

Sekitar 824 juta orang kekurangan gizi hingga akhir 2020: PBB
Indonesia
•
17 Oct 2020


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
