Rusia luncurkan wahana antariksa kargo Progress MS-30 untuk pasok ulang ISS

Foto dokumentasi tak bertanggal ini menampilkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (Xinhua).
Wahana antariksa kargo Progress MS-30 membawa muatan seberat 2.599 kg kargo untuk ISS, yang terdiri dari 1.179 kg peralatan, pakaian, persediaan makanan, serta produk-produk medis dan kebersihan.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia berhasil meluncurkan wahana antariksa kargo Progress MS-30 ke orbit dengan menggunakan roket Soyuz-2.1a pada Jumat (28/2), ungkap perusahaan antariksa negara Rusia, Roscosmos, pada Jumat (28/2).Roket pengangkut tersebut lepas landas dari pusat antariksa Baikonur di Kazakhstan pada Jumat pukul 00.24 Waktu Moskow (04.34 WIB). Wahana antariksa kargo tersebut diperkirakan akan mencapai Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) dalam waktu sekitar dua hari, dengan proses penambatan (docking) ke modul Zvezda yang dijadwalkan pada Ahad (2/3), kata Roscosmos dalam sebuah siaran pers di situs webnya.Progress MS-30 membawa muatan seberat 2.599 kg kargo untuk ISS, yang terdiri dari 1.179 kg peralatan, pakaian, persediaan makanan, serta produk-produk medis dan kebersihan.Selain itu, Progress MS-30 juga mengangkut 950 kg bahan bakar untuk pengisian bahan bakar stasiun, 420 liter air minum, dan 50 kg nitrogen untuk mengisi kembali atmosfer stasiun luar angkasa tersebut, ujarnya.Pengiriman utama dalam misi ini adalah pakaian antariksa Orlan-MKS No. 6 yang baru, yang dirancang untuk aktivitas di luar wahana antariksa atau spacewalk. Model ini dilengkapi dengan cangkang kedap udara internal canggih yang terbuat dari bahan berteknologi tinggi untuk meningkatkan daya tahan, sistem pendingin air otomatis yang menjaga kenyamanan optimal bagi operator, serta sistem tampilan yang telah diperbarui.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Peneliti temukan mikroplastik di plasenta ibu
Indonesia
•
28 Dec 2020

Peneliti temukan kecoa laut raksasa di Selat Sunda
Indonesia
•
15 Jul 2020

Ilmuwan China kembangkan metode artifisial baru untuk sintesis heksosa dari CO2
Indonesia
•
22 Aug 2023

Tamu internasional serukan kerja sama lebih lanjut dalam eksplorasi antariksa
Indonesia
•
05 May 2024
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
