
Atasi kekurangan tenaga kerja, Jepang naikkan usia pensiun PNS

Para pejalan kaki melintasi jalan di Tokyo, Jepang, pada 15 November 2022. (Xinhua/Sun Jialin)
Usia pensiun PNS Jepang dinaikkan dari 60 saat ini menjadi 61 tahun saat dimulainya tahun fiskal baru untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang sebagian mencerminkan menyusutnya populasi negara tersebut.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Usia pensiun bagi pegawai negeri sipil (PNS) nasional dan daerah di Jepang dinaikkan dari 60 saat ini menjadi 61 tahun saat dimulainya tahun fiskal baru.Langkah itu dilakukan pada Sabtu (1/4) sebagai bagian dari inisiatif Jepang untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang sebagian mencerminkan menyusutnya populasi negara tersebut.Usia pensiun akan dinaikkan satu tahun dalam setiap dua tahun hingga mencapai 65 tahun pada tahun fiskal 2031.Mereka yang pensiun pada usia 60 tahun akan mengalami periode tanpa penghasilan karena usia pensiun negara di Jepang dinaikkan menjadi 65 tahun, masalah yang saat ini ditangani melalui metode bekerja kembali (re-employment).Dengan menaikkan usia pensiun, pemerintah Jepang berharap para pegawai senior dapat membantu rekan kerja yang lebih muda dengan pengalaman mereka.Sementara itu, perhatian sedang tertuju pada apakah perusahaan di sektor swasta akan mengambil langkah serupa, menurut laporan media setempat.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban tewas akibat gempa bumi di China barat laut bertambah jadi 131 orang
Indonesia
•
21 Dec 2023

Razia ponsel di sekolah Arab Saudi dianggap ilegal
Indonesia
•
01 Nov 2022

Setidaknya 6.100 orang di Tokyo diprediksi tewas dalam skenario gempa terburuk
Indonesia
•
25 May 2022

PBB serukan peningkatan pasokan usai 5 truk bantuan diizinkan masuk ke Gaza
Indonesia
•
20 May 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
