
UE berikan persetujuan terakhir untuk undang-undang AI

Seorang pengunjung mencoba versi terbaru Nubia 3D pad, sebuah gawai berjenis tablet dengan teknologi 5G+AI eyewear-free 3D, yang ditampilkan di stan perusahaan telekomunikasi China ZTE dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2024 di Barcelona, Spanyol, pada 28 Februari 2024. (Xinhua/Gao Jing)
Undang-undang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Uni Eropa melarang penggunaan AI untuk predictive policing berdasarkan profil dan sistem yang menggunakan data biometrik untuk mengategorikan orang berdasarkan kategori tertentu, seperti ras, agama, atau orientasi seksual.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Dewan Uni Eropa (UE) pada Selasa (21/5) mengumumkan bahwa para menteri dari negara-negara anggota UE telah memberikan persetujuan akhir mereka terhadap undang-undang (UU) kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) blok tersebut.Pemungutan suara para menteri dilakukan dua bulan setelah anggota parlemen UE mendukung undang-undang AI itu, yang awalnya dirancang oleh Komisi Eropa pada 2021, dengan beberapa amendemen penting.Undang-undang ini "menyasar tantangan teknologi global yang juga menciptakan peluang bagi masyarakat dan ekonomi kita," kata Sekretaris Negara Belgia untuk Digitalisasi Mathieu Michel dalam sebuah pernyataan.Undang-undang AI tersebut mengadopsi pendekatan berbasis risiko, sehingga menerapkan regulasi yang lebih ketat terhadap aplikasi-aplikasi AI yang berisiko lebih tinggi, papar pernyataan itu.
Foto yang diabadikan pada 2 November 2023 ini menunjukkan seorang polisi yang sedang bertugas dalam AI Safety Summit di Bletchley Park, Inggris. (Xinhua/Li Ying)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China rilis standar pertama untuk pemulihan mangrove
Indonesia
•
23 Feb 2025

Layanan pengamatan meteorologi China mulai gunakan satelit cuaca komersial kecil pertamanya
Indonesia
•
04 Jan 2025

‘Menara air’ China catat peningkatan kapasitas konservasi air
Indonesia
•
30 Mar 2023

Korea Utara kembangkan rudal balistik antarbenua baru untuk lawan ancaman AS
Indonesia
•
01 Jan 2023


Berita Terbaru

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026

Rusia targetkan pembangunan PLTN di Bulan dalam 5-7 tahun
Indonesia
•
20 Mar 2026

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026
