
52 fosil panda raksasa ditemukan di gua terpanjang di Asia

Foto yang diabadikan pada 12 Oktober 2024 ini menunjukkan sejumlah ilmuwan bekerja di jaringan Gua Shuanghe di Suiyang, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Zhao Fei)
Panda raksasa hidup di Guizhou, China barat daya, dari 100.000 tahun silam hingga beberapa ratus tahun lalu, membentuk sekuens kronologis yang relatif berkesinambungan.
Guiyang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebanyak 52 fosil panda raksasa telah ditemukan di Gua Shuanghe di wilayah Suiyang, Provinsi Guizhou, China barat daya. Penemuan ini menjadikan Shuanghe sebagai situs dengan jumlah fosil panda raksasa terbanyak di dunia, menurut konferensi pers mengenai hasil Ekspedisi Sains Gua Internasional ke-24 pada Jumat (24/10).Ke-52 fosil tersebut mencakup enam fosil yang ditemukan dalam ekspedisi ilmiah baru-baru ini. "Banyak fosil mamalia telah ditemukan di Gua Shuanghe, dan fosil-fosil panda raksasa adalah yang paling menonjol di antaranya," kata Wang Deyuan, associate research fellow di Institut Sumber Daya Pegunungan di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Guizhou.Fosil-fosil tersebut menjadi bukti bahwa panda raksasa hidup di Guizhou dari 100.000 tahun silam hingga beberapa ratus tahun lalu, membentuk sekuens kronologis yang relatif berkesinambungan. Analisis gigi menunjukkan sebagian besar panda raksasa ini merupakan individu subdewasa atau baru dewasa.Banyaknya tulang tungkai dan tengkorak yang ditemukan di situs tersebut juga memungkinkan para peneliti untuk mempelajari perubahan evolusioner dalam berat badan spesies tersebut. Studi mereka menemukan panda raksasa mencapai berat badan maksimumnya pada periode Pleistosen Tengah, setelah itu berat badan mereka mulai turun hingga mencapai level saat ini.Dengan total panjang 439,7 kilometer, Gua Shuanghe merupakan gua terpanjang di Asia dan terpanjang ketiga di dunia. Gua ini telah menjadi lokasi 24 ekspedisi ilmiah gabungan internasional sejak akhir 1980-an.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti ungkap Ledakan Kambrium berhubungan dengan peningkatan kadar oksigen di laut
Indonesia
•
18 Jul 2024

Guangxi di China tanam lebih dari 200.000 hektare pohon per tahun selama 15 tahun
Indonesia
•
18 Aug 2023

Echidna Paruh Panjang Attenborough ditemukan kembali di Papua
Indonesia
•
14 Nov 2023

COVID-19 – Anak-anak, wanita hamil tidak ikut uji vaksin tahap III
Indonesia
•
06 Oct 2020


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
