
Sekjen PBB serukan penguatan dukungan bagi UMKM

Suasana Trade Expo Indonesia (TEI) 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Provinsi Banten, yang diikuti ribuan pelaku usaha di berbagai bidang mulai dari makanan, produk kecantikan, hingga fesyen. (Xinhua)
UMKM berperan penting dalam perekonomian di seluruh dunia, berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memberdayakan perempuan, pemuda, dan komunitas marginal.
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Senin (8/7) menyerukan penguatan dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membantu penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.Dalam pesannya pada peringatan Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Guterres menyampaikan bahwa UMKM berperan penting dalam perekonomian di seluruh dunia, sembari menekankan kontribusi vital mereka dalam penciptaan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memberdayakan perempuan, pemuda, dan komunitas marginal.Tema peringatan tahun ini berfokus pada peran UMKM dalam mengentaskan kemiskinan dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), tutur sang sekjen, seraya menambahkan bahwa UMKM telah menunjukkan ketangguhan yang luar biasa di tengah krisis.Menyatakan bahwa banyak UMKM masih menghadapi keterbatasan akses terhadap keuangan, teknologi, pasar, dan rantai pasokan, Guterres menuturkan usaha-usaha tersebut memerlukan kebijakan, struktur pendukung, dan investasi yang mendorong pertumbuhan dan formalisasi mereka. Sebagai hasilnya, UMKM dapat membantu masyarakat menjadi makmur, meningkatkan kesejahteraan kalangan yang paling rentan, serta membuka jalan bagi terciptanya penghidupan yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan."Saat kita merayakan Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, mari tegaskan kembali komitmen kita untuk memperkuat dukungan terhadap entitas-entitas tersebut, mempercepat kemajuan menuju (pencapaian) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dan memastikan tidak ada yang tertinggal," urainya.Menurut PBB, UMKM mencakup 90 persen dari bisnis, 60-70 persen dari penyerapan tenaga kerja, dan 50 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) di seluruh dunia.Pada April 2017, Majelis Umum PBB menetapkan 27 Juni sebagai Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk meningkatkan kesadaran perihal kontribusi UMKM terhadap upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Maskapai China luncurkan layanan penerbangan langsung reguler ke Arab Saudi
Indonesia
•
18 Apr 2024

Indeks harga logistik angkutan jalan China naik tipis pada Desember 2022
Indonesia
•
10 Jan 2023

Italia negara tamu kehormatan CICPE, bidik lebih banyak kerja sama perdagangan
Indonesia
•
12 Apr 2023

PM China tekankan inovasi dalam regulasi makro dan stabilkan ekonomi
Indonesia
•
25 Feb 2023


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
