
Maskapai China luncurkan layanan penerbangan langsung reguler ke Arab Saudi

Orang-orang mengunjungi area pameran Pertahanan China dalam Pameran Pertahanan Dunia (World Defense Show) edisi kedua di Riyadh, Arab Saudi, pada 5 Februari 2024. Arab Saudi membuka Pameran Pertahanan Dunia edisi kedua pada Ahad (4/2) di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, yang dihadiri oleh delegasi pertahanan China dan Angkatan Udara China. (Xinhua/Wang Dongzhen)
Penerbangan langsung reguler dari Beijing ke Riyadh akan semakin meningkatkan hubungan antarmasyarakat serta pertukaran ekonomi dan perdagangan antara China dan Arab Saudi.
Beijing, China (Xinhua) – China Southern Airlines, maskapai penerbangan terkemuka China, mengatakan bahwa penerbangan perdananya dari Beijing ke Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Selasa (16/4) dinyatakan sukses. Penerbangan tersebut menandai dimulainya layanan penerbangan penumpang rute langsung reguler pertama dari China Daratan ke Arab Saudi.Penerbangan dengan pesawat Airbus A330-300 tersebut akan tersedia pada hari Selasa dan Sabtu. Pesawat akan lepas landas dari Bandar Udara Internasional Daxing Beijing pada pukul 15.10 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara Internasional Raja Khalid di Riyadh pada pukul 20.10 waktu setempat, dengan durasi penerbangan sekitar 10 jam, menurut perusahaan itu.Sedangkan untuk penerbangan dari Riyadh dilakukan pada pukul 22.10 waktu setempat dan akan tiba di Beijing pada pukul 12.00 keesokan harinya, dengan durasi penerbangan sekitar 8 jam 50 menit.Zhang Dongsheng, pejabat pemasaran China Southern Airlines, mengatakan bahwa seiring dengan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) menuai hasil kerja sama pragmatis dalam beberapa tahun terakhir, China dan Arab Saudi terus memperdalam kerja sama di bidang ekonomi, budaya, dan pariwisata.Zhang menuturkan bahwa peluncuran layanan penerbangan langsung reguler tersebut akan semakin meningkatkan hubungan antarmasyarakat serta pertukaran ekonomi dan perdagangan antara kedua negara.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

PBMA bersilaturahim dengan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal
Indonesia
•
04 Feb 2025

Trump akan berlakukan serangkaian tarif mulai 1 Oktober
Indonesia
•
28 Sep 2025

KPMI Bogor-Pharma Halal Center tandatangani MoU pengembangan produk halal UMKM
Indonesia
•
22 Mar 2025


Berita Terbaru

IMF proyeksikan ekonomi global tumbuh 3,1 persen pada 2026, AI jadi penopang
Indonesia
•
13 Oct 2026

OPEC pangkas proyeksi minyak 2026 dari 400.000 menjadi 200.000 barel per hari
Indonesia
•
14 Oct 2026

IMF peringatkan harga energi tetap tinggi, minyak diproyeksi bertahan di level 100 dolar AS hingga 2027
Indonesia
•
08 Oct 2026

Investasi AI dongkrak ekonomi ASEAN+3, proyeksi pertumbuhan 2027 naik jadi 4,1 persen
Indonesia
•
07 Oct 2026
