
UE beri Meta waktu 4 bulan untuk pastikan WhatsApp patuhi UU Digital

Ilustrasi. (Dima Solomin on Unsplash)
Meta diwajibkan untuk memastikan layanan pesan WhatsApp miliknya mematuhi kewajiban tambahan berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital Uni Eropa setelah ditetapkan sebagai Platform Online Sangat Besar.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Meta diberi waktu empat bulan untuk memastikan layanan pesan WhatsApp miliknya mematuhi kewajiban tambahan berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act/DSA) Uni Eropa (UE) setelah ditetapkan sebagai Platform Online Sangat Besar (Very Large Online Platform/VLOP), kata Komisi Eropa pada Senin (26/1).
Komisi Eropa secara resmi menetapkan WhatsApp sebagai VLOP setelah fitur ‘Saluran’ (Channel) pada platform tersebut mencapai ambang batas sedikitnya 45 juta pengguna di UE.
Berdasarkan DSA, Meta kini memiliki waktu hingga pertengahan Mei 2026 untuk memastikan WhatsApp mematuhi persyaratan yang lebih ketat, termasuk evaluasi dan mitigasi risiko sistemis. Risiko tersebut mencakup penyebaran konten ilegal, manipulasi pemilu, serta pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi.
Komisi Eropa menyebut bahwa WhatsApp merupakan sebuah "layanan hibrida" yang memadukan fitur pesan pribadi dan platform daring. Fitur "Saluran", yang memungkinkan pengguna menyebarkan pembaruan kepada khalayak luas, termasuk dalam definisi layanan platform daring, sehingga karena itu tunduk pada kewajiban umum DSA.
Namun demikian, layanan pesan pribadi WhatsApp, yang memungkinkan para pengguna mengirim pesan teks dan melakukan panggilan, tetap secara tegas dikecualikan dari penerapan DSA, ungkap Komisi Eropa.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Xi sebut China siap bekerja sama dengan Chile demi kemitraan strategis komprehensif
Indonesia
•
19 Nov 2022

Israel kirim lebih banyak pasukan ke dalam Gaza, lancarkan serangan mematikan di kamp pengungsi
Indonesia
•
01 Nov 2023

Xi Jinping tekankan upaya percepat pembentukan pola pembangunan baru
Indonesia
•
02 Feb 2023

Dalam semalam, 22 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel di Rafah
Indonesia
•
08 May 2024


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
