Kepala ekonom Goldman Sachs peringatkan dampak kenaikan tarif AS

Para pelanggan memilih barang di sebuah supermarket di Foster City, California, Amerika Serikat, pada 10 April 2024. (Xinhua/Li Jianguo)
Trump melontarkan gagasan untuk mengenakan tarif sebesar 10 persen pada semua barang impor dan tarif sebesar 60 persen pada barang yang diimpor dari China saat dirinya berkampanye untuk pemilihan presiden AS 2024.
New York City, AS (Xinhua) – Implementasi aktual dari rencana tarif yang diusulkan oleh mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan merugikan pertumbuhan ekonomi dan menyebabkan kenaikan suku bunga sebesar 130 basis poin oleh Federal Reserve (The Fed), demikian menurut Kepala Ekonom Goldman Sachs Jan Hatzius.Jika AS mengimplementasikan rencana Trump untuk mengenakan tarif sebesar 10 persen pada semua barang impor dan semua negara lain melakukan hal serupa, maka inflasi di AS akan meningkat sebesar 1,1 poin persentase, kata Hatzius dalam sebuah pertemuan industri perbankan pada Selasa (2/7).Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) AS akan dirugikan sebesar 0,5 poin persentase dari langkah tersebut, sekali pun pendapatan tarif "didaur ulang" sepenuhnya menjadi pemotongan pajak, ungkap Hatzius.The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 130 basis poin untuk mengatasi tekanan inflasi akibat tarif yang lebih tinggi, kata Hatzius.Trump melontarkan gagasan untuk mengenakan tarif sebesar 10 persen pada semua barang impor dan tarif sebesar 60 persen pada barang yang diimpor dari China saat dirinya berkampanye untuk pemilihan presiden AS 2024.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Panjang jalur kereta cepat di China baru dioperasikan pada 2022 capai 2.000 km
Indonesia
•
30 Jan 2023

Pasar keuangan Brasil naikkan tipis proyeksi pertumbuhan PDB 2024
Indonesia
•
28 Dec 2023

Konsumsi di Tibet naik saat produk khusus dari daerah terpencil makin dikenal
Indonesia
•
07 Dec 2022

The Hill: Dana talangan mahasiswa elitis abaikan warga AS yang berjuang dalam perekonomian
Indonesia
•
10 Mar 2023
Berita Terbaru

Donasi masjid dengan QRIS belum populer, peneliti BRIN temukan kesenjangan literasi digital di kalangan jamaah
Indonesia
•
25 Feb 2026

Tak lagi butuh manusia, perusahaan ‘software’ Australia WiseTech Global PHK 2.000 pekerja
Indonesia
•
25 Feb 2026

AS dapat 80 juta barel minyak dari Venezuela
Indonesia
•
25 Feb 2026

Risiko investasi makin tinggi di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS
Indonesia
•
25 Feb 2026
