
Trump ancam serang target bawah tanah Iran di Gunung Pickaxe, konflik disebutnya “perkara kecil”

Foto yang diabadikan pada 3 April 2026 ini memperlihatkan pemandangan sebuah stadion olahraga yang hancur di dalam Kompleks Olahraga Azadi di Teheran, Iran. (Xinhua/Shadati)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (4/9) mengatakan militer AS mungkin akan segera menyerang Gunung Pickaxe di Iran, sebuah lokasi berbenteng di dekat fasilitas pengayaan Natanz.
Trump juga mencoba meremehkan konflik AS-Iran dengan menyebutnya "perkara kecil."
"Kami mungkin akan segera menyerang Pickaxe," ujar Trump kepada para wartawan di Gedung Putih, merujuk pada fasilitas bawah tanah tempat Iran, menurut Washington, telah memindahkan sebagian cadangan uraniumnya yang diperkaya hingga tingkat tinggi.
Selain itu, Trump mencoba meremehkan konflik dengan Iran, berpendapat bahwa konflik tersebut bukanlah sebuah perang. "Ini adalah konflik militer, namun tidak berlangsung terus-menerus," ujar Trump, meskipun dia telah berulang kali menyebut konflik itu sebagai "perang" sembari sesekali menghindari penggunaan kata itu.
"Saya menyebutnya konflik militer karena itu perkara kecil bagi kami. Konflik itu bukan hal besar," klaim Trump.
"Menurut saya, sifatnya tidak berlangsung terus-menerus. Anda tahu, kami memang melakukan serangan sporadis," ujar Trump. "Memang benar bahwa saat ini kami tidak sedang bertempur. Tidak ada pertempuran."
Pasukan AS menargetkan hampir 60 sasaran milik Iran di sekitar Selat Hormuz pekan ini, termasuk lokasi pertahanan udara, sistem radar, kemampuan penebaran ranjau, dan fasilitas komunikasi, lapor CNN.
Pada Selasa (1/9) malam waktu setempat, serangan AS menghantam sebuah pesta pernikahan di wilayah Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai lebih dari 60 orang lainnya, lapor media pemerintah Iran.
Pada Rabu (2/9), Trump mengancam akan melancarkan lebih banyak serangan terhadap Iran "kapan pun kami mau."
AS dan Israel melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, menandai dimulainya konflik yang telah menewaskan ribuan orang.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel minta tentara siapkan rencana untuk fasilitasi warga Gaza "pergi secara sukarela" menyusul usulan relokasi AS
Indonesia
•
07 Feb 2025

Pemerintah Irak berupaya akhiri keberadaan koalisi pimpinan AS
Indonesia
•
30 Dec 2023

Trump ancam Selat Hormuz akan segera dibuka kembali, dengan atau tanpa kerja sama Iran
Indonesia
•
11 Apr 2026

Israel klaim tewaskan dua anggota senior Hamas, Gaza laporkan 14 orang tewas
Indonesia
•
11 Jan 2026


Berita Terbaru

Apple hadapi gugatan 47,8 triliun rupiah di Inggris, dituding untungkan bisnis iklannya
Indonesia
•
06 Sep 2026

1.287 tewas dan 5.083 hilang dalam tanah longsor di Nepal
Indonesia
•
06 Sep 2026

Suriah belum aman, sisa bahan peledak perang telah tewaskan 880 warga
Indonesia
•
06 Sep 2026

45,7 derajat Celsius! Spanyol hadapi gelombang panas ekstrem
Indonesia
•
06 Sep 2026
