
1.287 tewas dan 5.083 hilang dalam tanah longsor di Nepal

Foto yang diabadikan pada 26 Agustus 2026 ini memperlihatkan kondisi Sungai Trishuli setelah banjir bandang di Nepal. (Xinhua/RSS)
Kathmandu, Nepal (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah korban tewas akibat tanah longsor dahsyat di Nepal bertambah menjadi 1.287 orang, sementara 5.083 orang masih hilang hingga Jumat (4/9) pukul 12.30 waktu setempat, menurut Otoritas Mitigasi dan Manajemen Risiko Bencana Nasional.
Penilaian awal menunjukkan bahwa 7.570 rumah pribadi dan 48 bangunan pemerintah telah rusak. Sebanyak 18 sekolah terdampak, termasuk 11 yang hancur total dan tujuh yang rusak sebagian, sementara tujuh fasilitas kesehatan juga terdampak.
Selain itu, ruas jalan sepanjang 55 km mengalami kerusakan total, sementara 37 jembatan kendaraan tidak dapat dilalui.
Dua pria yang terjebak di dalam terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air Trishuli 3A, yang terdampak parah oleh tanah longsor mematikan pada pekan lalu, berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup pada Jumat, kata Angkatan Darat (AD) Nepal.
"Setelah 10 hari dalam kegelapan, kehidupan kembali melihat cahaya. Dua orang berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup dari dalam terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air di Trishuli-3A," kata AD Nepal dalam sebuah unggahan di media sosial. "Operasi penyelamatan sedang berlangsung."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu China: China dukung kuat upaya Pakistan capai persatuan dan stabilitas
Indonesia
•
08 May 2023

Bulgaria akan hentikan izin penempatan pesawat militer AS di Sofia pada akhir Juni
Indonesia
•
30 May 2026

Pelayaran internasional terancam, AS naikkan status keamanan Selat Hormuz
Indonesia
•
29 Jun 2026

China siap tingkatkan kepercayaan strategis timbal balik dengan Turkiye
Indonesia
•
31 Jul 2023


Berita Terbaru

Apple hadapi gugatan 47,8 triliun rupiah di Inggris, dituding untungkan bisnis iklannya
Indonesia
•
06 Sep 2026

Trump ancam serang target bawah tanah Iran di Gunung Pickaxe, konflik disebutnya “perkara kecil”
Indonesia
•
06 Sep 2026

Suriah belum aman, sisa bahan peledak perang telah tewaskan 880 warga
Indonesia
•
06 Sep 2026

45,7 derajat Celsius! Spanyol hadapi gelombang panas ekstrem
Indonesia
•
06 Sep 2026
