
Keanekaragaman hayati di Danau Taihu China terus alami peningkatan

Foto dari udara yang diabadikan pada 13 Maret 2021 ini menunjukkan pemandangan di objek wisata Yuantouzhu di Danau Taihu, Wuxi, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Yang Lei)
Tingkat keanekaragaman hayati akuatik di Danau Taihu di Provinsi Jiangsu, China timur, secara konsisten meningkat, dengan lebih dari 310 spesies bentos, fitoplankton, dan zooplankton teramati pada 2023, dan indeks keanekaragaman akuatik danau tersebut naik sekitar 0,5 dari 2020 menjadi hampir 2,9.
Nanjing, China (Xinhua) – Populasi spesies ikan di Danau Taihu di Provinsi Jiangsu, China timur, belakangan ini mengalami peningkatan yang signifikan berkat upaya perlindungan ekologi yang terus-menerus dilakukan, seperti diungkapkan departemen ekologi dan lingkungan hidup provinsi tersebut pada Senin (11/12).Pada 2023, sebanyak 58 spesies ikan terlihat di danau itu, dan jumlah rata-rata spesies ikan yang teramati di 24 titik pemantauan mencapai 23 spesies, atau dua kali lipat dari jumlah spesies yang teramati di satu titik pada 2020, menurut pusat pemantauan lingkungan provinsi tersebut.Tingkat keanekaragaman hayati akuatik di danau itu secara konsisten meningkat. Menurut statistik awal, lebih dari 310 spesies bentos, fitoplankton, dan zooplankton teramati di Danau Taihu pada 2023, dan indeks keanekaragaman akuatik danau tersebut terus meningkat, naik sekitar 0,5 dari 2020 menjadi hampir 2,9.Spesies dan populasi burung liar yang teramati di danau itu juga meningkat. Pada 2022, 56 spesies burung tercatat di sana. Di antara spesies-spesies tersebut, burung yang baru ditemukan termasuk burung spoonbill wajah hitam, yang berada di bawah perlindungan kelas satu nasional di China, dan sejumlah spesies lain yang berada di bawah perlindungan kelas dua nasional.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China atasi polusi cahaya perkotaan dengan satelit SDGSAT-1
Indonesia
•
15 Feb 2024

Peneliti China buat kemajuan lebih lanjut dalam pelajari artefak kuno Salawusu
Indonesia
•
08 Feb 2023

Tim peneliti China temukan elektrode saraf baru untuk pengobatan strok
Indonesia
•
06 Dec 2023

Robot pintar bantu pengendalian virus di Masjidil Haram
Indonesia
•
07 Oct 2020


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
