Terobosan AI: Model kecerdasan buatan mampu meningkatkan kemampuan dengan data buatannya sendiri

Sejumlah staf mengumpulkan data robot di sebuah pusat pelatihan kecerdasan buatan berwujud (embodied AI) di Shougang Park di Beijing, ibu kota China, pada 10 September 2026. (Xinhua/Ju Huanzong)

Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Para peneliti menunjukkan bahwa model kecerdasan buatan (AI) dapat belajar dan meningkatkan kemampuan prediktifnya hanya dengan menggunakan data yang dihasilkannya sendiri, tanpa terpapar informasi dunia nyata, demikian disampaikan Universitas Tel Aviv (TAU) di Israel (Wilayah Palestina yang diduduki) dalam sebuah pernyataan pada Rabu (4/11).

Studi tersebut, yang dipublikasikan di situs jejaring ilmiah arXiv, memaparkan pendekatan baru dalam pelatihan AI yang dapat membantu mesin mengembangkan kemampuan belajar tanpa mengandalkan koleksi besar material buatan manusia, menurut pernyataan itu.

Para peneliti dari TAU dan Universitas Stanford melatih dua model komputer secara bersamaan. Model satu menghasilkan rangkaian simbol, sedangkan model dua belajar memprediksi simbol berikutnya.

Model satu secara bertahap semakin mahir dalam menghasilkan latihan pembelajaran yang membantu model dua meningkatkan kemampuan prediksinya.

Tim tersebut kemudian menguji model yang telah dilatih itu pada beberapa jenis informasi, termasuk bahasa, gambar, suara, musik, kode komputer, dan urutan DNA.

Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan model tersebut dalam membuat prediksi semakin meningkat seiring dengan bertambahnya daya komputasi yang digunakan selama pelatihan.

Para peneliti menekankan bahwa metode tersebut tidak dapat mengajarkan AI fakta-fakta tentang dunia nyata tanpa paparan informasi dunia nyata.

Namun, metode itu dapat membantu sistem AI di masa depan belajar dengan lebih efisien ketika menghadapi data dunia nyata. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait