
China rencanakan misi pertahanan untuk cegah ancaman asteroid dekat Bumi

Sebuah upacara peluncuran Hari Antariksa China digelar di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, pada 24 April 2023. (Xinhua/Huang Bohan)
Ancaman asteroid dekat Bumi mendorong China untuk melakukan tumbukan kinetik pada sebuah asteroid sekitar tahun 2030, sehingga dapat mengubah orbit asteroid antara tahun 2030 hingga 2035, serta berharap dapat memiliki kemampuan dasar untuk mengendalikan orbit asteroid pada 2045.
Hefei, China (Xinhua) – China berencana melakukan uji demonstrasi pertahanan ancaman asteroid dekat Bumi (near-Earth asteroids/NEA) pertamanya agar dapat mendekati sebuah asteroid untuk diamati dengan cermat sebelum melakukan tumbukan pada asteroid guna mengubah orbitnya sekitar tahun 2030 mendatang, menurut seorang pakar terkemuka dalam industri antariksa negara itu.Chen Qi, Kepala Institut Penelitian Sistem di Laboratorium Eksplorasi Luar Angkasa Dalam China, mengatakan bahwa China menargetkan untuk melakukan tumbukan kinetik pada sebuah asteroid sekitar tahun 2030, sehingga dapat mengubah orbit asteroid antara tahun 2030 hingga 2035, serta berharap dapat memiliki kemampuan dasar untuk mengendalikan orbit asteroid pada 2045.Pakar eksplorasi luar angkasa dalam (deep space) China, termasuk Chen, mengungkapkan peta jalan (roadmap) pertahanan NEA dalam Konferensi Eksplorasi Luar Angkasa Dalam Internasional (International Deep Space Exploration Conference), yang diselenggarakan oleh Laboratorium Eksplorasi Luar Angkasa Dalam di Hefei.Tumbukan potensial NEA terhadap Bumi merupakan ancaman besar bagi pembangunan berkelanjutan jangka panjang umat manusia, dan penelitian serta pengembangan teknologi pertahanan menjadi inisiatif penting untuk mempromosikan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia di luar angkasa, imbuh Chen.Pada 2022, Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) mengeluarkan rencana aksi yang dengan jelas menyatakan peningkatan sistem pemantauan, peringatan, dan kemampuan pertahanan NEA.Dalam konferensi yang sama, Laboratorium Eksplorasi Luar Angkasa Dalam China juga meluncurkan kampanye global guna menghimpun rencana keseluruhan, nama, dan logo untuk uji demonstrasi pertama misi pertahanan NEA China, serta proposal untuk misi selanjutnya.Menurut Chen, para pakar China juga menetapkan beberapa persyaratan untuk proposal tersebut. Contohnya, tumbukan dengan asteroid tidak boleh menimbulkan ancaman bagi Bumi. Asteroid yang menjadi target tidak boleh terlalu jauh, dan dapat diamati dengan teleskop di Bumi."Kami bersedia menjalin kerja sama yang luas dengan mitra-mitra setara internasional kami untuk dapat bersama-sama mengembangkan muatan, melakukan pengamatan gabungan di Bumi secara global, dan berbagi data aplikasi ilmiah," imbuh Chen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Polusi udara partikulat bisa tingkatan mutasi pada kanker paru-paru di kalangan nonperokok
Indonesia
•
07 Jul 2025

Induk panda raksasa liar dan anaknya tertangkap kamera di China barat daya
Indonesia
•
05 Dec 2022

Teleskop China temukan 20.000 lebih kelompok bintang ‘tersembunyi’
Indonesia
•
24 Apr 2026

Detektor neutrino berbentuk bola transparan terbesar di dunia mulai diisi air ultramurni
Indonesia
•
23 Dec 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
