PBB: Kampanye vaksinasi polio akan dilanjutkan di Gaza utara

Seorang anak menerima satu dosis vaksin polio di sebuah klinik yang dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kota Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 14 Oktober 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Tahap ketiga kampanye vaksinasi di Gaza utara mengikuti keberhasilan pelaksanaan dua tahap pertama dari putaran kedua di Gaza tengah dan selatan, yang menjangkau hampir 451.200 anak, atau 96 persen dari target di area-area tersebut.
PBB (Xinhua) – Kampanye vaksinasi polio tahap ketiga di Jalur Gaza utara dijadwalkan untuk dilanjutkan pada Sabtu (2/11) setelah sempat ditunda akibat meningkatnya aksi kekerasan, menurut pernyataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (1/11).Menurut pernyataan bersama dari Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jeda kemanusiaan yang diperlukan untuk melaksanakan kampanye ini telah dijamin, tetapi area pelaksanaan jeda berkurang drastis jika dibandingkan dengan putaran pertama vaksinasi di Gaza utara pada September. Kini, area pelaksanaan jeda tersebut terbatas hanya di Gaza City.Ini berarti sekitar 15.000 anak di bawah usia 10 tahun di beberapa wilayah di Gaza Utara, termasuk Jabalya, Beit Lahiya, dan Beit Hanoun, tetap tidak dapat dijangkau dan kemungkinan tidak akan berpartisipasi dalam kampanye vaksinasi tersebut."Tahap akhir kampanye tersebut menargetkan untuk menjangkau sekitar 119.000 anak di bawah usia 10 tahun di Gaza utara dengan dosis kedua vaksin polio oral baru tipe 2. Namun, saat ini target tersebut kemungkinan tidak akan tercapai akibat hambatan akses," kata pernyataan tersebut.Vaksin akan diberikan oleh 216 tim di 106 lokasi tetap, dengan 22 di antaranya telah ditambahkan untuk memastikan peningkatan ketersediaan vaksinasi di sejumlah area yang menjadi tempat orang-orang yang baru mulai mengungsi mencari perlindungan.Kampanye vaksinasi polio tahap ketiga, yang awalnya dijadwalkan dimulai pada 23 Oktober lalu di wilayah utara, terpaksa ditunda akibat pengeboman intens, perintah pengungsian massal, dan tidak adanya kepastian terkait jeda kemanusiaan.Louise Wateridge, juru bicara Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA), pekan lalu memperingatkan bahwa Gaza menghadapi ancaman tambahan berupa penyebaran polio jika tahap akhir kampanye vaksinasi terus ditunda.Tahap ketiga kampanye vaksinasi di Gaza utara mengikuti keberhasilan pelaksanaan dua tahap pertama dari putaran kedua di Gaza tengah dan selatan, yang menjangkau hampir 451.200 anak, atau 96 persen dari target di area-area tersebut, menurut PBB.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Palang Merah Internasional puji media China dalam promosikan kemanusiaan internasional
Indonesia
•
30 Nov 2023

Sekjen PBB sebut polusi udara sebagai keadaan "darurat global"
Indonesia
•
09 Sep 2023

Karst Maros Pangkep simpan 75 persen gambar cadas Indonesia
Indonesia
•
14 Jul 2025

Pelajar Islam Indonesia gugat Program Organisasi Penggerak Kemendikbud
Indonesia
•
27 Jul 2020
Berita Terbaru

Perlintasan Rafah kembali dibuka, PBB harapkan lebih banyak negara terima pasien dari Gaza
Indonesia
•
03 Feb 2026

Mesir mulai terima pasien dan korban luka dari Gaza via perlintasan Rafah
Indonesia
•
03 Feb 2026

Feature – Menyusuri jejak masa lalu di Pecinan Glodok, dari klenteng, gereja, hingga tradisi teh China
Indonesia
•
02 Feb 2026

Berita buatan AI makin mendominasi, ‘think tank’ Inggris desak pemerintah susun aturan
Indonesia
•
02 Feb 2026
