
Spesies ikan baru ditemukan di China timur

Foto dokumentasi tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan 'Opsariichthys iridescens', sebuah spesies ikan baru, di China timur. (Xinhua)
Spesies ikan Opsariichthys iridescens dapat dibedakan dari spesies yang berkerabat dekat dengannya berdasarkan perbedaan genetik lebih dari 14 persen.
Hangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti China berhasil menemukan sebuah spesies ikan baru, Opsariichthys iridescens, di China timur, yang memiliki warna-warna indah.Temuan penelitian tersebut menjelaskan bagaimana spesies itu berbeda dari spesies sejenisnya berdasarkan ciri-ciri morfologis, yang telah divalidasi melalui analisis filogenetik berbasis gen.Penemuan itu dipublikasikan dalam edisi terbaru jurnal akademik internasional Zookeys. Penelitian tersebut dipimpin oleh Yang Jinquan, seorang profesor di Universitas Kelautan Shanghai (Shanghai Ocean University), bekerja sama dengan Pusat Pemantauan Sumber Daya Hutan Zhejiang (Zhejiang Forest Resource Monitoring Center) dan sejumlah institusi lainnya.Spesies baru itu dapat dibedakan dari spesies yang berkerabat dekat dengannya berdasarkan perbedaan genetik lebih dari 14 persen, menurut hasil penelitian tersebut. Spesies baru itu ditemukan di sistem Sungai Qiantang dan Oujiang di Provinsi Zhejiang dan anak-anak sungai di hilir Sungai Yangtze yang berdekatan dengan Sungai Qiantang.Yang mengungkapkan penemuan beberapa spesies baru yang hidup di sungai atau aliran sungai yang berarus deras termasuk Opsariichthys iridescens, menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies ikan air tawar di daerah tersebut masih dipandang sebelah mata.Menurut Yang, spesies ikan aliran sungai ini merupakan sumber makanan bagi unggas air dan hewan lainnya, yang berkontribusi pada siklus nutrisi dan pemurnian air sungai.Yang mengatakan melindungi spesies-spesies ikan ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem akuatik, yang membantu menjaga keanekaragaman hayati dan mendorong pembangunan ekowisata serta perikanan yang berkelanjutan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Eksoplanet punya atmosfer berlapis seperti Bumi terbuat dari gas titanium
Indonesia
•
02 Feb 2022

LIPI: Padang lamun Indonesia dalam kondisi kurang sehat
Indonesia
•
02 Jul 2020

NASA lakukan investigasi kecelakaan kendaraan udara pertama di luar Bumi
Indonesia
•
13 Dec 2024

Satelit China tangkap gambar suar Matahari yang kuat
Indonesia
•
04 Jan 2024


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
