
Spesies anggrek langka ditemukan di Yunnan, China

Foto yang diabadikan pada 27 Februari 2023 ini memperlihatkan Paphiopedilum wardii Summerhayes di Pegunungan Gaoligong di Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Shen Xiuying)
Spesies anggrek langka Paphiopedilum wardii Summerhayes di Provinsi Yunnan, China barat daya merupakan satu-satunya populasi tanaman liar jenis itu yang diketahui di China.
Kunming, China (Xinhua) – Sejumlah ilmuwan China telah menemukan spesies anggrek langka Paphiopedilum wardii Summerhayes di Provinsi Yunnan, China barat daya. Ini adalah satu-satunya populasi tanaman liar jenis itu yang diketahui di China.Spesies tersebut tercatat sebagai tanaman yang terancam punah dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN).Pada awal 2023, staf cabang pengelolaan Fugong di Cagar Alam Nasional Pegunungan Gaoligong memulai sebuah penelitian lapangan mengenai Paphiopedilum.
Foto yang diabadikan pada 27 Februari 2023 ini memperlihatkan Paphiopedilum wardii Summerhayes di Pegunungan Gaoligong di Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Shen Xiuying)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Misi eksplorasi Mars pertama China kumpulkan banyak data ilmiah
Indonesia
•
19 Sep 2022

Inovasi dorong keberhasilan penghijauan gurun pasir di Ningxia, China timur laut
Indonesia
•
18 Jun 2024

‘Startup’ Jepang Space One gagal dalam peluncuran ke-3 roket Kairos
Indonesia
•
05 Mar 2026

Peneliti di Australia kembangkan cip AI berkecepatan cahaya untuk pangkas penggunaan energi
Indonesia
•
11 Mar 2026


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
