
Peneliti di Australia kembangkan cip AI berkecepatan cahaya untuk pangkas penggunaan energi

Foto yang diabadikan pada 28 Februari 2021 ini menunjukkan patung-patung ikan berwarna-warni yang dipajang di depan Gedung Parlemen Lama dalam ajang Enlighten Festival di Canberra, Australia. (Xinhua/Liu Changchang)
Cip kecerdasan buatan ultrakompak mampu melakukan perhitungan menggunakan kekuatan cahaya dalam kecepatan cahaya, yang berpotensi mengurangi jejak energi komputasi AI secara signifikan.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Para peneliti di Australia berhasil mengembangkan cip kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ultrakompak yang mampu melakukan perhitungan menggunakan kekuatan cahaya dalam kecepatan cahaya, yang berpotensi mengurangi jejak energi komputasi AI secara signifikan.
Prototipe tersebut, yang dikembangkan di Sydney Nano Hub di Universitas Sydney, memanfaatkan foton alih-alih elektron yang digunakan dalam cip komputer tradisional yang mengandalkan listrik, kata pernyataan universitas itu pada Selasa (10/3).
Studi yang diterbitkan di Nature Communications tersebut mengatakan prototipe ini dapat membantu mengembangkan perangkat keras AI yang lebih hemat energi seiring dengan terus meningkatnya permintaan AI global.
Cip nanofotonik ini menggunakan cahaya, yang merambat tanpa resistansi listrik, dan prototipe tersebut melakukan perhitungan dalam skala waktu pikodetik, atau sepertriliun detik, waktu yang dibutuhkan cahaya untuk melewati nanostruktur tersebut, demikian menurut studi tersebut.
Para peneliti menyebut nanostruktur itu secara kolektif membantu membentuk jaringan saraf, atau neuron buatan yang meniru otak manusia untuk mengenali dan menyelesaikan perhitungan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Makin banyak makan gula, daya ingat makin menurun
Indonesia
•
20 May 2026

Raksasa teknologi China Huawei luncurkan model AI terbaru
Indonesia
•
19 Jul 2023

Proyek konservasi air di China selatan dilengkapi jalur ikan buatan
Indonesia
•
13 Aug 2022

Beijing luncurkan pemindaian telapak tangan untuk tiket kereta bawah tanah
Indonesia
•
23 May 2023


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
