
PBB: Situasi kemanusiaan di Suriah belum stabil

Warga Suriah menunggu untuk memasuki Suriah dari Turkiye di Gerbang Perbatasan Cilvegozu di Distrik Reyhanli, Hatay, Turkiye, pada 10 Desember 2024. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Situasi kemanusiaan di Suriah belum stabil, dengan berlanjutnya pertempuran dan penjarahan yang dilaporkan di daerah ibu kota Damaskus sementara situasi di sebelah barat laut negara itu relatif tenang.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Badan-badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada Selasa (10/12) mengatakan situasi kemanusiaan di Suriah belum stabil, dengan berlanjutnya pertempuran dan penjarahan yang dilaporkan di daerah ibu kota Damaskus sementara situasi di sebelah barat laut negara itu relatif tenang.Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan adanya sejumlah tantangan dalam pengiriman bantuan di beberapa wilayah di Suriah timur laut."Serangan udara dan aksi kekerasan lainnya terus dilaporkan di Damaskus, daerah pedesaan Damaskus, Daraa, dan As-Sweida," kata OCHA. "Beberapa kasus penjarahan di gudang-gudang penyimpanan bantuan, termasuk gudang-gudang milik badan PBB dan Bulan Sabit Merah Arab Suriah, juga dilaporkan."Badan-badan PBB dan para mitranya mengatakan sedang berusaha mengidentifikasi skala dari penjarahan yang dilaporkan.Jam malam diberlakukan di Damaskus dan daerah pedesaannya, Latakia, serta Tartous dari pukul 17.00 hingga 05.00 waktu setempat. "Meskipun layanan publik yang vital secara bertahap telah kembali beroperasi, pembatasan pergerakan, termasuk jam malam, telah menghambat penyaluran barang dan jasa," kata OCHA.Badan kemanusiaan itu menerima laporan dari daerah-daerah yang relatif tenang bahwa para pengungsi yang menyelamatkan diri dari konflik selama dua pekan terakhir telah kembali ke rumah mereka."Seluruh 11 pusat penerimaan yang telah dibuka di Idlib untuk menampung keluarga-keluarga pengungsi sudah dalam keadaan kosong per Senin (9/12)," kata OCHA. Para mitra OCHA di wilayah Suriah timur laut melaporkan bahwa warga terus berdatangan ke lokasi-lokasi pengungsian, imbuh badan tersebut.
Asap membubung pascaserangan udara Israel di pangkalan udara militer Mazzeh yang terletak di daerah permukiman Mazzeh, Damaskus, Suriah, pada 9 Desember 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenlu China: Kebocoran baru air limbah nuklir Fukushima tingkatkan kekhawatiran dunia
Indonesia
•
22 Aug 2023

Mengapa badan intelijen baru Jepang memicu perdebatan? Ini yang dipersoalkan para kritikus
Indonesia
•
31 Jul 2026

Penduduk di selatan Damaskus laporkan "ketenangan sementara" di tengah kerusuhan sektarian
Indonesia
•
03 May 2025

155 pesawat tempur dikerahkan dalam operasi penyelamatan pilot jet tempur F-15 yang jatuh di Iran
Indonesia
•
07 Apr 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
