
Senjata api buat kekerasan dalam rumah tangga lebih berbahaya bagi wanita AS

Seorang perempuan berjalan di tengah hujan di Miami, Florida, Amerika Serikat, pada 27 September 2022. (Xinhua/Monica McGivern)
Kekerasan dalam rumah tangga di Amerika Serikat semakin berbahaya bagi kaum wanita karena kehadiran senjata api di rumah, dengan meningkatkan risiko kematian hingga lima kali lipat.
New York City, China (Xinhua) – Kekerasan terhadap perempuan merupakan salah satu krisis kesehatan masyarakat, dan senjata menyebabkan aksi kekerasan terhadap perempuan menjadi sangat mematikan, menurut laporan Center for American Progress pada Senin (31/10).Sebagian besar perempuan yang meninggal akibat aksi kekerasan bersenjata terbunuh dalam konteks pasangan intim atau kekerasan dalam rumah tangga. Bahkan, kehadiran senjata api di rumah selama insiden kekerasan dalam rumah tangga meningkatkan risiko kematian hingga lima kali lipat, kata laporan tersebut.Selain itu, 50 persen lebih dari semua kasus pembunuhan yang terjadi pada perempuan dan berkaitan dengan pasangan intim dilakukan menggunakan senjata api, katanya."Meskipun tidak semua aksi kekerasan bersenjata terhadap perempuan dilakukan dalam konteks kekerasan dalam rumah tangga, hal itu mewakili sejumlah besar kekerasan yang dilakukan terhadap demografi ini," menurut laporan itu.Sementara itu, undang-undang senjata yang lemah meningkatkan jumlah aksi kekerasan yang dilakukan terhadap perempuan, dan negara-negara bagian di AS yang memiliki undang-undang senjata terburuk di negara itu mencatat tingkat pembunuhan tertinggi terhadap perempuan dengan senjata api, imbuhnya.Undang-undang senjata yang lemah dikaitkan dengan tingkat kasus pembunuhan dengan senjata api yang lebih tinggi terhadap perempuan.Negara bagian AS yang mendapat peringkat ‘F’ dalam Kartu Skor Undang-Undang Senjata Tahunan 2021 oleh Giffords Law Center karena undang-undang senjata mereka yang lemah mencatat tingkat yang lebih tinggi dalam kasus pembunuhan dengan senjata api terhadap perempuan daripada negara bagian dengan peringkat ‘A’.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pele prediksi kejayaan Brasil di Piala Dunia 2022 Qatar
Indonesia
•
11 Nov 2022

Kompetisi TIK Huawei 2026 perkuat kesiapan talenta digital ASEAN
Indonesia
•
14 May 2026

Universitas lansia daring di China luncurkan program kelas terbuka baru
Indonesia
•
22 Mar 2024

Rangkuman – Hari ke-12 Milan-Cortina 2026: China sabet 2 emas di arena salju, Klaebo tambah rekor jadi 10 emas
Indonesia
•
19 Feb 2026


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
