
Putin sebut penguatan persenjataan NATO bukanlah ancaman bagi Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato dalam sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg ke-27 di St. Petersburg, Rusia, pada 7 Juni 2024. (Xinhua/Bai Xueqi)
Semua negara anggota NATO diharapkan menyepakati peningkatan pengeluaran pertahanan hingga lima persen dari PDB selama dekade berikutnya.
St. Petersburg, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia tidak menganggap upaya penguatan persenjataan yang dilakukan oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya, ujar Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (19/6) dalam sebuah pertemuan dengan para kepala kantor berita utama dunia."Kami tidak memandang penguatan persenjataan NATO sebagai ancaman terhadap Federasi Rusia, karena kami sanggup menjamin keamanan kami sendiri," tutur Putin.Putin menekankan bahwa Rusia secara kontinu meningkatkan kemampuan militer dan pertahanannya. "Apa pun yang dilakukan oleh NATO, tentu saja, menciptakan risiko tertentu, namun kami sepenuhnya mampu meredam segala ancaman yang muncul. Tidak ada keraguan terkait hal itu," imbuhnya.Putin juga mempertanyakan alasan di balik peningkatan anggaran pertahanan negara-negara anggota NATO, seraya menyatakan bahwa tindakan semacam itu tidak perlu dilakukan. "Penguatan persenjataan atau peningkatan anggaran (pertahanan) hingga lima persen dari PDB oleh negara-negara (anggota) NATO tidak masuk akal," tutur Putin.Pernyataan Putin tersebut dilontarkan di tengah meningkatnya pembahasan di dalam NATO perihal peningkatan belanja pertahanan. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio baru-baru ini mengindikasikan bahwa semua negara anggota NATO diharapkan menyepakati peningkatan pengeluaran pertahanan hingga lima persen dari PDB selama dekade berikutnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Media sebut lebih dari 800 orang tewas akibat serangan Hamas di Israel
Indonesia
•
10 Oct 2023

Ramadhan - Iftar Masjidil Haram-Masjid Nabawi dibagikan kepada masyarakat
Indonesia
•
28 Apr 2020

Masjid Nabawi dibuka kembali dengan kapasitas 40 persen
Indonesia
•
31 May 2020

78 orang tewas, 30 hilang akibat gempa bermagnitudo 7,8 di Filipina selatan
Indonesia
•
18 Jun 2026


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
