Hizbullah konfirmasi tewasnya Nasrallah dalam serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut

Foto yang diabadikan pada 19 September 2024 ini menunjukkan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi di Beirut, Lebanon. (Xinhua/Bilal Jawich)
Sayyed Hassan Nasrallah tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan markas komando Hizbullah di Dahieh, pinggiran selatan Beirut.
Beirut/Gaza, Lebanon/Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Hizbullah pada Sabtu (28/9) mengonfirmasi bahwa sang pemimpin, Sayyed Hassan Nasrallah, tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan markas komando kelompok militan tersebut sehari sebelumnya di Dahieh, pinggiran selatan Beirut.Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu berduka atas meninggalnya Nasrallah, menggambarkannya sebagai "sosok martir besar" dan "pemimpin yang heroik, tegas, berani, bijaksana, berwawasan luas, dan setia" selama hampir 30 tahun, yang akhir-akhir ini memimpin dalam "pertempuran untuk Palestina, Gaza, dan rakyat Palestina yang tertindas."Tak lama setelah Hizbullah mengonfirmasi kematian Nasrallah, Hamas mengeluarkan pernyataan yang menunjukkan "belasungkawa, simpati, dan solidaritas yang tulus kepada rakyat Lebanon yang sudah dianggap seperti saudara" dan "saudara-saudaranya di Hizbullah dan Perlawanan Islam di Lebanon."Hamas juga mengecam serangan udara Israel di Dahieh sebagai "aksi teroris yang pengecut, pembantaian, dan kejahatan keji" yang sekali lagi membuktikan "sifat haus darah dan kebrutalan" Israel.Hamas menyatakan Israel bertanggung jawab penuh atas "kejahatan keji ini dan dampaknya yang serius terhadap keamanan dan stabilitas kawasan tersebut." Hamas juga mengecam "dukungan berkelanjutan" dari pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk Israel.
Foto menunjukkan sebuah bangunan yang rusak pascaserangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 28 September 2024. (Xinhua/Bilal Jawich)
Asap membubung pascaserangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 28 September 2024. Israel melancarkan serangan baru terhadap sejumlah sasaran di pinggiran selatan Beirut, Dahieh, pada Sabtu (28/9) dini hari waktu setempat. Israel mengatakan bahwa serangan itu menargetkan senjata Hizbullah yang disimpan di bawah bangunan-bangunan sipil. (Xinhua/Bilal Jawich)
Foto yang diabadikan pada 28 September 2024 ini menunjukkan sejumlah bangunan yang rusak pascaserangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon. Israel melancarkan serangan baru terhadap sejumlah sasaran di pinggiran selatan Beirut, Dahieh, pada Sabtu (28/9) dini hari waktu setempat. Israel mengatakan bahwa serangan itu menargetkan senjata Hizbullah yang disimpan di bawah bangunan-bangunan sipil. (Xinhua/Bilal Jawich)
Foto yang diabadikan pada 28 September 2024 ini menunjukkan sejumlah bangunan yang rusak pascaserangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon. Israel melancarkan serangan baru terhadap sejumlah sasaran di pinggiran selatan Beirut, Dahieh, pada Sabtu (28/9) dini hari waktu setempat. Israel mengatakan bahwa serangan itu menargetkan senjata Hizbullah yang disimpan di bawah bangunan-bangunan sipil. (Xinhua/Bilal Jawich)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Rusia denda Google karena tidak hapus konten yang dicekal
Indonesia
•
21 Aug 2021

Partai-partai oposisi Korsel ajukan mosi pemakzulan kedua terhadap Presiden Yoon
Indonesia
•
13 Dec 2024

Protes serangan Israel di Gaza, warga Maroko gelar unjuk rasa di Rabat
Indonesia
•
07 Apr 2025

Inggris umumkan tambahan 75 juta poundsterling untuk perkuat keamanan perbatasan
Indonesia
•
05 Nov 2024
Berita Terbaru

Washington sasar jaringan minyak dan rudal Teheran
Indonesia
•
26 Feb 2026

Terbelit kasus Epstein, mantan presiden Harvard akan berhenti mengajar
Indonesia
•
26 Feb 2026

Maskapai Belanda KLM tangguhkan penerbangan ke Israel mulai 1 Maret
Indonesia
•
26 Feb 2026

AS ingin perjanjian nuklir “seumur hidup” dengan Iran
Indonesia
•
26 Feb 2026
