
Sampah rumah tangga disulap jadi listrik hijau di Hunan, China

Foto yang diabadikan dengan 'drone' pada 22 April 2026 ini menunjukkan pemandangan taman perlindungan lingkungan Heimifeng di Kota Changsha, Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua/Chen Zhenhai)
Taman perlindungan lingkungan Heimifeng menghasilkan lebih dari 1,7 miliar kilowatt-jam listrik hijau setiap tahunnya dan mengurangi emisi karbon dioksida lebih dari 1,2 juta ton per tahun.
Changsha, China (Xinhua/Indonesia Window) – Taman perlindungan lingkungan Heimifeng merupakan sebuah taman industri perlindungan lingkungan komprehensif skala besar yang terletak di Distrik Wangcheng, Kota Changsha. Kapasitas pengolahan harian sampah rumah tangga di taman tersebut mencapai 10.000 ton dan lumpur mencapai 1.000 ton. Melalui insinerasi sampah, taman itu menghasilkan lebih dari 1,7 miliar kilowatt-jam listrik hijau setiap tahunnya dan mengurangi emisi karbon dioksida lebih dari 1,2 juta ton per tahun.

Selain itu, sebagai pusat untuk penyebarluasan dan edukasi ilmu lingkungan ekologis di provinsi tersebut, sejak 2021, taman itu telah menerima lebih dari 40.000 pengunjung pada hari-hari yang terbuka untuk umum. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada pengetahuan tentang pemilahan sampah serta pemanfaatan limbah padat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti: 4 persen pohon yang tingginya lebih dari 65 meter di Taiwan musnah
Indonesia
•
03 Dec 2023

Orang bertubuh tinggi punya risiko lebih besar idap beragam penyakit
Indonesia
•
03 Jun 2022

Bayi yak hasil kloning lahir di China
Indonesia
•
12 Jul 2025

China luncurkan agen komputasi ilmiah untuk jaringan superkomputer
Indonesia
•
29 Dec 2025


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
