
Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir

Pola-pola berwarna-warni terlihat di makam milik seseorang bernama Amenhotep, yang juga dikenal sebagai 'Rabuia', yang terletak di Tepi Barat Kegubernuran Luxor, Mesir, pada 14 Mei 2026. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Mesir pada Senin (7/9) mengumumkan penemuan sebuah makam berusia lebih dari 4.000 tahun yang berasal dari akhir Dinasti Kelima (2494-2345 SM) di Pemakaman Mariette di sebelah utara Saqqara, Provinsi Giza, Kairo barat.
Menurut sebuah pernyataan dari Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir, makam tersebut, yang ditemukan oleh misi arkeologi gabungan Mesir-Spanyol, berasal dari masa pemerintahan Raja Djedkare Isesi.
Mastaba berukuran sedang itu berisi dua kapel pemakaman. Salah satunya milik Yunmin, seorang pejabat senior yang menjabat sebagai hakim, direktur pengadilan, dan kepala juru tulis yang bertanggung jawab menangani petisi dan pengaduan.
Penggalian di kapel Yunmin mengungkap fasad khas yang bertuliskan teks pemakaman dan formula persembahan, bersama dengan gambaran pemilik makam dalam pose formal.
Dinding kapel dihiasi dengan relief timbul berkualitas tinggi yang menggambarkan kegiatan pertanian dan prosesi membawa persembahan ke makam.
Kapel kedua milik ayah Yunmin, Ity, seorang juru tulis yang terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian dan persembahan. Kapel tersebut memiliki pintu palsu dan dekorasi dinding berwarna-warni yang menggambarkan adegan persembahan, meskipun sebagian besar catnya telah memudar.
Hisham El-Leithy, sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalan, mengatakan penemuan tersebut memberikan informasi arkeologis baru tentang pemakaman Saqqara pada masa akhir Dinasti Kelima serta memberikan wawasan lebih lanjut tentang gaya arsitektur dan artistik makam dari periode itu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fosil paus primitif dari 37 juta tahun lalu ditemukan di Al-Jouf, Arab Saudi
Indonesia
•
29 Jun 2021

Kota Zhuzhou di China luncurkan lini produksi pintar untuk satelit komersial
Indonesia
•
26 Oct 2024

‘Engineer’ Rusia kembangkan ‘drone’ unik untuk bantu penyelam
Indonesia
•
05 Dec 2025

Tim ilmuwan China berhasil rakit DNA manusia dan transfer antarspesies
Indonesia
•
18 Jul 2025


Berita Terbaru

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026

Jika es Antarktika menyusut, seberapa tinggi laut akan naik? Ilmuwan siapkan survei besar
Indonesia
•
08 Sep 2026

‘Power bank’ jadi tenaga eksoskeleton, teknologi ini bantu gerak hingga 35 persen
Indonesia
•
07 Sep 2026

Hongaria kucurkan 1,7 triliun rupiah untuk hutan baru, jutaan pohon bakal ditanam hingga 2030
Indonesia
•
06 Sep 2026
