
Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya

Orang-orang mengunjungi stan Huawei dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona, Spanyol, pada 3 Maret 2025. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Guangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Raksasa teknologi China, Huawei, pada Senin (7/9) meluncurkan smartphone lipat tiga Mate XT 2 yang ditenagai oleh cip baru Kirin 9050 Pro, prosesor berperforma tinggi pertama yang menggunakan teknologi logic folding.
Kirin 9050 Pro menumpuk unit-unit logic secara berlapis dalam satu cip, sehingga memperpendek jalur transmisi sinyal, mengurangi latensi, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan, menurut informasi dalam acara peluncuran di Guangzhou.
Terakhir kali Huawei memperkenalkan cip Kirin baru dalam acara peluncuran produk unggulannya adalah saat perilisan global smartphone Mate 40 enam tahun lalu. Perusahaan itu terus berinovasi dan menorehkan terobosan baru dalam beberapa tahun terakhir.
Pengeluaran penelitian dan pengembangan (litbang) perusahaan tersebut melonjak tajam hingga mencapai 121,38 miliar yuan pada paruh pertama (H1) 2026, menandai rekor tertinggi untuk periode tersebut dan menyumbang lebih dari seperempat total pendapatan perusahaan.
*1 yuan = 2.627 rupiah
Huawei melaju dengan pesat di berbagai bidang padat teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), cip, sistem operasi, dan kendaraan pintar, disertai intensitas litbang berkelanjutan yang menjadi landasan bagi kapabilitas teknologi jangka panjang perusahaan tersebut.
Strategi itu tampaknya membuahkan hasil di pasar. Menurut data IDC, pengiriman smartphone Huawei tumbuh sebesar 19,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal kedua (Q2) 2026, yang mendorong pangsa pasarnya naik menjadi 22,6 persen dan menempati posisi teratas di China.
Saat industri secara umum sedang berada di bawah tekanan, Huawei tampil menonjol sebagai salah satu dari sedikit vendor utama yang mencatatkan pertumbuhan signifikan, kata para analis.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Fluktuasi tajam suhu harian jadi ancaman iklim baru
Indonesia
•
11 Dec 2025

China rampungkan pembangunan struktur jaket laut dalam yang pecahkan rekor
Indonesia
•
14 Mar 2024

Rafflesia patma mekar di Kebun Raya Bogor
Indonesia
•
15 Sep 2019

Feature – Teknologi penyimpanan karbon industri migas China dorong pembangunan hijau di Indonesia
Indonesia
•
28 May 2025


Berita Terbaru

‘Power bank’ jadi tenaga eksoskeleton, teknologi ini bantu gerak hingga 35 persen
Indonesia
•
07 Sep 2026

Hongaria kucurkan 1,7 triliun rupiah untuk hutan baru, jutaan pohon bakal ditanam hingga 2030
Indonesia
•
06 Sep 2026

GPT-6 Astra Meluncur: AI OpenAI kini makin jago riset, ‘coding’ dan operasikan komputer
Indonesia
•
06 Sep 2026

Tesla luncurkan Cybercab, tak punya setir dan pedal, siap jadi robotaxi
Indonesia
•
06 Sep 2026
