
China percepat pengembangan dua model roket ‘reusable’ besar

Roket pengangkut Long March-5 Y7 yang membawa satelit eksperimen teknologi komunikasi lepas landas dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan, pada 23 Februari 2024. (Xinhua/Guo Cheng)
Roket reusable sangat penting bagi upaya eksplorasi luar angkasa di masa depan, karena menawarkan efektivitas biaya, efisiensi tinggi, kompleksitas teknis, dan juga ramah lingkungan.
Beijing, China (Xinhua) – China mempercepat pengembangan roket yang dapat digunakan kembali (reusable) berdiameter 4 meter dan 5 meter, dengan penerbangan perdana masing-masing roket rencananya akan dilakukan pada 2025 dan 2026.Pembuatan dua model wahana peluncuran reusable besar ini merupakan respons atas meningkatnya permintaan di pasar antariksa komersial, kata China Aerospace Science and Technology Corporation.Roket reusable sangat penting bagi upaya eksplorasi luar angkasa di masa depan, karena menawarkan efektivitas biaya, efisiensi tinggi, kompleksitas teknis, dan juga ramah lingkungan."Terlepas dari tantangan teknis yang masih ada, pengembangan kedua model ini membawa kita selangkah lebih dekat pada pembentukan pasar peluncuran antariksa komersial," ujar Wang Wei, kepala departemen penelitian dan pengembangan (litbang) di perusahaan milik negara itu.Industri antariksa komersial di China sedang mengalami periode pertumbuhan yang pesat. Menurut buku biru terbaru mengenai lingkungan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan China, negara itu berhasil menyelesaikan 26 peluncuran antariksa komersial pada 2023, mencapai tingkat keberhasilan 96 persen. Selain itu, sebanyak 120 satelit komersial dikembangkan dan diluncurkan, yang mencakup 54 persen dari semua satelit yang dikirim ke orbit tahun lalu.Selain itu, pembangunan landasan peluncuran No. 1 di situs peluncuran wahana antariksa komersial internasional di Provinsi Hainan telah rampung, sementara pembangunan landasan peluncuran No. 2 saat ini sedang dipercepat. Setiap landasan peluncuran akan memiliki kapasitas untuk melaksanakan 16 misi per tahun.Disertakannya industri antariksa komersial dalam laporan kerja pemerintah tahun ini menambah keyakinan dalam pengembangan industri ini, imbuh Wang.Wang menyarankan agar industri antariksa komersial terus dibina, karena ini merupakan salah satu kekuatan produktif berkualitas baru yang dapat berkontribusi bagi pengembangan komprehensif industri antariksa China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Konferensi Robot Dunia 2023 akan digelar di Beijing
Indonesia
•
06 Jul 2023

Peneliti Taiwan kembangkan vaksin yang efektif untuk semua jenis flu
Indonesia
•
12 Aug 2020

Peneliti temukan mikroplastik di plasenta ibu
Indonesia
•
28 Dec 2020

Peneliti ungkap faktor di balik pergeseran ke atas garis batas pohon di dunia
Indonesia
•
02 Oct 2023


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
