
Huawei berencana kembangkan 50.000 talenta TIK di Asia Selatan

Para pengunjung mengamati ponsel pintar yang dipamerkan dalam ajang "Smartphone & Tab Expo 2022" di Dhaka, Bangladesh, pada 6 Januari 2022. (Xinhua)
Raksasa telekomunikasi China Huawei berencana mengembangkan 50.000 talenta di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Asia Selatan dalam lima tahun ke depan, yang akan akan mencakup berbagai program, seperti pembangunan akademi TIK, beragam kompetisi TIK dan startup, pendaftaran kursus daring, serta rekrutmen karyawan baru.
Dhaka, Bangladesh (Xinhua) – Raksasa telekomunikasi China Huawei berencana mengembangkan 50.000 talenta di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Asia Selatan dalam lima tahun ke depan.Strategi tersebut akan mencakup berbagai program, seperti pembangunan akademi TIK, beragam kompetisi TIK dan startup, pendaftaran kursus daring, serta rekrutmen karyawan baru.Pengumuman itu disampaikan dalam acara bertajuk ‘Membangun Ekosistem Talenta Cerdas, Di Asia Selatan, Untuk Asia Selatan’ yang digelar di kantor perwakilan Huawei Asia Selatan di Dhaka, ibu kota Bangladesh, pada Senin (3/4).Acara tersebut dihadiri oleh kalangan jurnalis dan para pejabat Huawei dari negara-negara yang tercakup dalam Huawei wilayah Asia Selatan.Kantor perwakilan yang berlokasi di Dhaka itu ingin mendukung kawasan Asia Selatan dengan lebih banyak perhatian dan menciptakan nilai yang lebih baik bagi pelanggan, mitra, dan ekosistem, serta masyarakat dengan inspirasi ‘Di Asia Selatan, Untuk Asia Selatan’.Huawei mengembangkan lebih dari 6.000 talenta TIK di Asia Selatan tahun lalu. "Dan kini, perusahaan ini berencana mengembangkan 50.000 talenta TIK baru dalam lima tahun ke depan," kata perusahaan China itu dalam sebuah pernyataan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

135 juta warga terbebas dari kemiskinan di India dalam 5 tahun terakhir
Indonesia
•
20 Jul 2023

Jumlah korban tewas akibat hujan lebat di Sudan bertambah jadi 138 orang
Indonesia
•
28 Aug 2024

Ekspatriat nikmati Festival Musim Semi di China setelah pengoptimalan respons COVID-19
Indonesia
•
22 Jan 2023

PBB: Korban kelaparan di dunia melonjak
Indonesia
•
09 Nov 2021


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
