Gazprom Rusia akan hentikan pengiriman gas alam ke Austria akhir pekan ini

Logo raksasa energi Rusia, Gazprom, terlihat di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Moskow, Rusia, pada 28 April 2022. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Putusan arbitrase oleh Kamar Dagang Internasional memenangkan perusahaan energi Austria, OMV, sebesar 230 juta euro dalam perselisihan dengan Gazprom mengenai pengiriman gas yang tidak teratur.
Wina, Austria (Xinhua/Indonesia Window) – Perusahaan energi Austria, OMV, pada Jumat (15/11) mengungkapkan bahwa raksasa energi Rusia, Gazprom, akan menghentikan pengiriman gas alam ke Austria mulai Sabtu (16/11).Langkah tersebut dilakukan Gazprom usai OMV pada Rabu (13/11) mengumumkan bahwa putusan arbitrase oleh Kamar Dagang Internasional memenangkan OMV sebesar 230 juta euro dalam perselisihan dengan Gazprom mengenai pengiriman gas yang tidak teratur.Menurut pernyataan OMV, keputusan tersebut akan diimbangi "dengan efek segera" terhadap kewajiban pembayarannya kepada Gazprom.
Foto yang diabadikan pada 25 Maret 2021 ini menunjukkan sejumlah turbin angin di Lower Austria, Austria. (Xinhua/Guo Chen)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Penembakan di ‘venue’ konser dekat Moskow, 40 tewas 100 terluka
Indonesia
•
24 Mar 2024

Partai berkuasa dan oposisi berselisih soal penunjukan hakim MK untuk sidang pemakzulan Yoon
Indonesia
•
18 Dec 2024

Penduduk Saudi berusia 70 tahun dapat menunaikan umroh
Indonesia
•
18 Mar 2021

Pemblokiran surel jaksa ICC oleh Microsoft buat Belanda khawatirkan ketergantungan pada teknologi AS
Indonesia
•
23 May 2025
Berita Terbaru

Trump nilai pengerahan pasukan darat di Iran tidak diperlukan
Indonesia
•
03 Mar 2026

Palestina bentuk kantor komunikasi dengan Board of Peace
Indonesia
•
04 Mar 2026

Tak bisa gunakan pangkalan militer, Trump ancam putus hubungan dagang dengan Spanyol
Indonesia
•
04 Mar 2026

AS desak warganya tinggalkan Timur Tengah karena adanya "risiko keamanan serius"
Indonesia
•
03 Mar 2026
