Populasi penduduk 65 tahun ke atas di Korsel tembus 11 juta jiwa, 4 dari 10 warga diproyeksikan lansia pada 2050

Orang-orang melintas di jalanan Seoul, Korea Selatan, pada 9 Januari 2025. (Xinhua/Park Jintaek)

Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Populasi warga lanjut usia (lansia) di Korea Selatan (Korsel) kini mencapai 21,6 persen dari total penduduk negara tersebut, seiring dengan semakin cepatnya proses penuaan penduduk, menurut data Kementerian Data dan Statistik Korsel yang dirilis pada Kamis (1/10).

Jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas mencapai 11,125 juta jiwa pada 2026, mencakup 21,6 persen dari total populasi negara itu, menurut kementerian tersebut.

Korsel secara resmi berstatus masyarakat super lanjut usia pada tahun lalu setelah proporsi penduduk lansia mencapai 20,3 persen, melewati ambang 20 persen. Sejak saat itu, tren penuaan penduduk di negara tersebut terus menguat.

Kementerian tersebut memperkirakan populasi lansia akan melampaui 30 persen dari total populasi pada 2036 dan 40 persen pada 2050.

Rasio ketergantungan lansia, yakni perbandingan populasi lansia dengan populasi usia produktif berusia 15-64 tahun, diproyeksikan melonjak dari 31,3 pada 2026 menjadi 50,1 pada 2036 dan 100,8 pada 2066.

Jumlah rumah tangga yang dikepalai oleh orang berusia 65 tahun ke atas mencapai 6,507 juta pada 2026, mencakup 28,8 persen dari seluruh rumah tangga di negara tersebut.

Di antara rumah tangga yang dikepalai lansia tersebut, rumah tangga yang hanya dihuni satu orang merupakan yang terbanyak, dengan proporsi 38,0 persen. Rumah tangga yang hanya dihuni pasangan suami istri berada di posisi kedua, dengan proporsi 35,1 persen.

Jumlah rumah tangga yang dikepalai lansia diperkirakan akan melampaui 10 juta pada 2038, sementara proporsinya terhadap seluruh rumah tangga diperkirakan melebihi 50 persen pada 2052.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait