
Petugas damkar ditembak mati saat berupaya padamkan karhutla di AS

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berkobar terlihat di sebuah bukit di Castaic, Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 22 Januari 2025. (Xinhua/Qiu Chen)
Petugas pemadam kebakaran tewas usai ditembak oleh pelaku tak dikenal ketika berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dekat Coeur d'Alene, Negara Bagian Idaho, Amerika Serikat
San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) - Sedikitnya dua petugas pemadam kebakaran (damkar) tewas pada Ahad (29/6) usai ditembak oleh pelaku tak dikenal ketika berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dekat Coeur d'Alene, Negara Bagian Idaho, Amerika Serikat (AS), demikian disampaikan para pejabat setempat.Sheriff Kootenai County Robert Norris mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa kedua korban adalah petugas damkar. Lebih lanjut dia menuturkan jumlah korban yang terluka masih belum diketahui dan operasi pemadaman kebakaran masih berjalan.Insiden itu berlangsung pada Ahad sekitar pukul 13.30 waktu setempat atau Senin (30/6) pukul 03.30 WIB setelah karhutla terjadi di Gunung Canfield. Ketika petugas damkar tiba di lokasi kejadian sekitar 30 menit kemudian, mereka mendapat serangan tembakan dari orang-orang tak dikenal yang bersembunyi di hutan, menurut sejumlah sumber penegak hukum.Pelaku, yang kemungkinan berjumlah lebih dari satu, menggunakan "senapan olahraga modern," kata Norris.Pencarian para tersangka masih terus dilakukan. Menurut Norris, situasi di lokasi masih aktif dan pihak otoritas saat ini masih dihujani tembakan dari berbagai arah di gunung tersebut."Masih ada warga sipil yang turun dari gunung itu. Mungkin ada warga sipil yang terjebak atau berada dalam kondisi syok di gunung tersebut, jadi ini situasi yang benar-benar baru," ujar Norris.Otoritas setempat belum mengonfirmasi jumlah pelaku penembakan. Norris menekankan bahwa jika mereka tidak bisa segera dihentikan, "ini kemungkinan akan menjadi operasi yang berlangsung selama beberapa hari."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Resensi buku, ‘PRITA KEMAL GANI. 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri dan Ibu.’
Indonesia
•
07 Dec 2022

Mata pelajaran bahasa Mandarin kian populer di Timur Jauh Rusia
Indonesia
•
04 Dec 2022

Beijing jadi ibu kota arsitektur dunia UNESCO-UIA 2029. Apa alasannya?
Indonesia
•
06 Aug 2026

Gempa magnitudo 6,1 di Afghanistan tewaskan 950 orang
Indonesia
•
22 Jun 2022


Berita Terbaru

Feature – Di tengah hingar-bingar gim, seniman Jakarta menjaga ruang bagi karya fisik
Indonesia
•
23 Oct 2026

Tangkal sambaran petir, Bangladesh kampanyekan tanam pohon lontar
Indonesia
•
23 Oct 2026

UGM gandeng dua universitas top China untuk kembangkan pendidikan dan riset
Indonesia
•
21 Oct 2026

Gubernur Banten ajak Al-Khairiyah bersinergi tingkatkan kualitas pendidikan
Indonesia
•
17 Oct 2026
