
Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media

Foto yang diabadikan pada 5 September 2026 ini menunjukkan Pusat Konvensi Qianhai Shenzhen, venue utama Forum Media Asia-Pasifik di Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan. (Xinhua)
Shenzhen, China (Xinhua/Indonesia Window) – Forum Media Asia-Pasifik digelar di Kota Shenzhen, China selatan, pada Sabtu (5/9) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ‘Tahun China’ APEC 2026.
Para perwakilan media dari Indonesia, China dan lebih dari 40 negara dan kawasan serta lembaga-lembaga PBB serta organisasi internasional berkumpul di kota metropolitan itu guna membahas prospek kerja sama dan pertukaran di kalangan media pada masa depan.
Dalam pidato utamanya, Virgandhi Prayudantoro, direktur pemberitaan Kantor Berita ANTARA, menyampaikan tekad dan komitmen ANTARA untuk terus menjalin kerja sama dengan mitra media dari seluruh dunia.
"ANTARA berdedikasi untuk menyampaikan berita yang otoritatif, mencatat peristiwa-peristiwa yang menentukan di era kita, dan terus berkolaborasi dengan mitra-mitra global demi mendorong pembangunan komunitas Asia-Pasifik yang makmur. Ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai (upaya) memperkuat kerja sama internasional demi keadilan dan kesejahteraan bersama," kata Virgandhi.
Selain itu, Virgandhi menyampaikan ANTARA siap mendukung dan mempromosikan Konsensus Shenzhen Forum Media Asia-Pasifik 2026 yang baru dicapai.
Sebelum forum ini resmi dibuka, para perwakilan media Indonesia mengikuti kunjungan ke kota Dongguan dan Shenzhen serta mengunjungi beberapa raksasa teknologi dan landmark perkotaan lainnya, yang menurut mereka sangat membantu dan menginspirasi kalangan media Indonesia untuk meliput China serta kerja sama Indonesia-China di masa mendatang.
"Mengingat kawasan Asia-Pasifik cukup luas dan beragam dari sisi latar belakang kebudayaan, sistem politik, lingkungan alam hingga bahasa dan kondisi nasional, maka pertukaran media menjadi vital demi mendorong rasa saling mengenal satu sama lain dan pembelajaran timbal balik. Kami merasa forum ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk mewujudkan pertukaran tersebut, mulai dari pertukaran berita, pembuatan konten bersama hingga berbagi informasi dan pertukaran personel untuk para jurnalis," ujar Virgandhi dalam sesi wawancara dengan Xinhua.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Banjir akibatkan 40.000 anak kehilangan tempat tinggal di Provinsi Baghlan, Afghanistan
Indonesia
•
15 May 2024

50 tahun lalu Muhammad Ali tunaikan haji
Indonesia
•
24 Jun 2022

JAMA: Kematian ibu hamil di AS naik lebih dari dua kali lipat dalam dua dekade
Indonesia
•
05 Jul 2023

Sepuluh perempuan mengisi posisi kepemimpinan dalam Presidensi Dua Masjid Suci
Indonesia
•
16 Aug 2020


Berita Terbaru

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Sekolah di seberang sungai, 7 ‘bus sekolah air’ gratis antar ratusan murid setiap hari
Indonesia
•
03 Sep 2026

2.000 tahun hubungan China-Mesir: Dari Jalur Sutra hingga penggalian arkeologi bersama
Indonesia
•
03 Sep 2026

40.000 warga sipil tewas, 77.000 terluka dalam konflik Afghanistan selama 12 tahun
Indonesia
•
03 Sep 2026
