Peta pohon Taiwan ungkap pohon tertinggi di Pulau Formosa

Pohon Taiwan Shan (kiri), cemara merah Taiwan (tengah), dan Yushan Juniper (kanan). (Kuan-Chuan Peng/Peelden-Wikipedia)/Biro Kehutanan Taiwan)
Pohon tertinggi di Taiwan adalah pohon Taiwania dengan tinggi 79,1 meter yang terletak di sebuah lembah di Taman Nasional Shei-Pa.
Jakarta (Indonesia Window) – Sebuah tim peneliti pada Sabtu pekan lalu (10/12) meluncurkan ‘peta pohon superlatif Taiwan’, dengan penelitian yang menunjukkan bahwa Pulau Formosa hampir memiliki kerapatan pohon dengan tinggi lebih dari 65 meter, yang tertinggi di dunia.Peta yang dapat diakses melalui https://no1tree.tw itu mewakili kerja tim selama lima tahun, yang mendokumentasikan 941 pohon di Taiwan dengan tinggi 65 meter dan lebih, sebagian besar terletak di sepanjang Pegunungan Tengah Taiwan, Xueshan, dan pegunungan Alishan.Dengan menggunakan data mentah yang dikumpulkan oleh Kementerian Dalam Negeri, tim tersebut mengatakan kepada CNA bahwa mereka telah menemukan pohon-pohon superlatif, yang diklasifikasikan berdasarkan ketinggian, dengan menggunakan metodologi unik yang dikembangkan oleh para peneliti.Namun, tim tersebut mengatakan bahwa metodologinya terbatas karena tidak memungkinkan peneliti mengidentifikasi spesies sebagian besar pohon di peta.Pohon tertinggi yang diketahui di Taiwan adalah pohon Taiwania berukuran tinggi 79,1 meter yang terletak di sebuah lembah di Taman Nasional Shei-Pa, kata tim tersebut.Dilihat dari data yang dikumpulkan, Taiwan memiliki salah satu pohon superlatif dengan kepadatan tertinggi di dunia, dengan 941 spesimen, menurut para peneliti.Profesor Universitas Nasional Cheng Kung Wang Chi-kuei yang ikut memimpin proyek penyusunan peta itu bersama Asisten Peneliti Institut Penelitian Kehutanan Taiwan Rebecca Hsu, mengatakan bahwa hanya 2,1 persen zona iklim yang dianggap kondusif untuk keberadaan pohon superlatif.Pelestarian pohon superlatif menjadi lebih menantang dengan perubahan iklim dan penebangan, dan para ahli memperkirakan bahwa pohon seperti itu akan punah dalam beberapa dekade, kata Wang.Taiwan adalah habitat yang ideal untuk pertumbuhan pohon superlatif, dan lokasi pohon semacam itu di tempat yang sulit dijangkau di pulau itu telah melindungi mereka dari penebang, tambah Wang.Dengan menggunakan deteksi dan jangkauan cahaya udara dan algoritme unik, tim mengidentifikasi 941 pohon yang menjulang setinggi 65 meter dan lebih tinggi di Taiwan selama lima tahun, kata Wang.Untuk lebih memahami pegunungan dan hutan Taiwan, tim berencana untuk memulai proyek yang bertujuan mencari tahu berapa banyak pohon superlatif yang mati selama periode 10 tahun, tambah Wang.Sumber: CNA TaiwanLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Kerangka kerja hibrida baru pantau emisi CO2 di jalan raya secara akurat
Indonesia
•
16 Sep 2025

Huawei umumkan kepemilikan 120.000 paten di seluruh dunia
Indonesia
•
03 Oct 2023

China bertekad lakukan banyak upaya pengembangan fasilitas pertanian modern
Indonesia
•
24 Jul 2023

Penggalian kedua diluncurkan di situs neolitikum China timur
Indonesia
•
17 Apr 2023
Berita Terbaru

Kesendirian berlebihan bisa picu gangguan kecemasan
Indonesia
•
04 Feb 2026

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pankreas buatan bantu pengidap diabetes akhiri injeksi insulin harian
Indonesia
•
03 Feb 2026

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026
