
Penggalian kedua diluncurkan di situs neolitikum China timur

Seorang staf bekerja di situs peninggalan Sanxingcun di Distrik Jintan, Changzhou, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 13 April 2023. (Xinhua/Zhu Guoliang)
Situs peninggalan Sanxingcun di Distrik Jintan, Kota Changzhou, mencakup area seluas sekitar 350.000 meter persegi dan berusia antara 5.500 hingga 6.500 tahun.
Nanjing, China (Xinhua) – Penggalian kedua dimulai di sebuah situs neolitikum di Provinsi Jiangsu, China timur, pada Sabtu (15/4), tiga dekade setelah penggalian pertama, yang menemukan lebih dari 4.000 benda peninggalan.Situs peninggalan Sanxingcun di Distrik Jintan, Kota Changzhou, yang mencakup area seluas sekitar 350.000 meter persegi itu berusia antara 5.500 hingga 6.500 tahun, menurut Li Moran, wakil peneliti di Institut Arkeologi di bawah Akademi Ilmu Sosial China yang bertanggung jawab atas penggalian di lokasi tersebut.Dia mengatakan kali ini penggalian akan dilakukan di area seluas 800 meter persegi, yang mencakup area tempat tinggal dan situs pemakaman. Pekerjaan itu diperkirakan akan selesai pada akhir tahun ini.Penggalian pertama dilakukan antara tahun 1993 dan 1998, ketika para arkeolog menemukan 1.200 lebih sisa-sisa jasad manusia di lebih dari 1.000 makam di area seluas lebih dari 500 meter persegi, termasuk 200 lebih tengkorak lengkap. Sebuah studi yang dilakukan oleh Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China bersama dengan Distrik Jintan tentang DNA tulang-tulang itu sedang dilakukan.
Foto yang diabadikan pada 14 April 2023 ini menunjukkan sebuah kapak batu yang dipajang di museum Jintan di Distrik Jintan, Changzhou, Provinsi Jiangsu, China timur. Kapak tersebut digali dalam penggalian pertama di situs peninggalan Sanxingcun. (Xinhua/Zhu Guoliang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China luncurkan jaringan superkomputer nasional untuk dorong ekonomi digital
Indonesia
•
13 Apr 2024

Studi baru kaitkan badai debu super dan umpan balik radiatif aerosol
Indonesia
•
22 Aug 2023

Penelitian: Lebah madu berasal dari Afrika, berevolusi di Asia
Indonesia
•
04 Dec 2021

Ilmuwan ungkap jaringan komunikasi sel tersembunyi dengan teknik nanoskopi baru
Indonesia
•
18 May 2026


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
