
Huawei umumkan kepemilikan 120.000 paten di seluruh dunia

Robot patroli 5G terlihat dalam acara Hari Inovasi Eropa Huawei (Huawei's European Innovation Day) di Budapest, Hongaria, pada 27 September 2022. (Xinhua/Attila Volgyi)
Raksasa teknologi China Huawei telah memperoleh lebih dari 120.000 paten resmi di seluruh dunia, dengan akumulasi pengeluaran litbang perusahaan ini mencapai 977,3 miliar yuan selama 10 tahun terakhir.
Jinan, China (Xinhua) – Raksasa teknologi China Huawei telah memperoleh lebih dari 120.000 paten resmi di seluruh dunia, demikian diumumkan perusahaan tersebut dalam sebuah forum kekayaan intelektual pada Selasa (19/9).Pemegang paten dalam jumlah besar itu mengaitkan pencapaian ini dengan komitmen jangka panjangnya terhadap penelitian dan pengembangan (litbang). Selama 10 tahun terakhir, akumulasi pengeluaran litbang Huawei mencapai 977,3 miliar yuan, ungkap Wang Jianfeng, Kepala Departemen Urusan Publik dan Pemerintahan Huawei, pada Konferensi Tahunan Kekayaan Intelektual China ke-12 yang sedang berlangsung di Jinan, ibu kota Provinsi Shandong, China timur.
Seri Huawei Watch GT 4 diperkenalkan saat acara peluncuran produk baru Huawei di Barcelona, Spanyol, pada 14 September 2023. (Xinhua/Joan Gosa)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Laporan sebut China masuk jajaran 10 negara paling inovatif
Indonesia
•
24 Nov 2023

Huawei pamerkan kontribusinya dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati di Austria
Indonesia
•
11 Oct 2024

COVID-19 – Vaksin EpiVacCorona Rusia mengembangkan antibodi pada 94 persen lansia
Indonesia
•
12 Apr 2021

Pakar sebut cetak biru tata kelola global AI usulan China harus ditindaklanjuti
Indonesia
•
04 Nov 2023


Berita Terbaru

Jepang temukan bahan kimia industri beracun lampaui ambang batas di 629 lokasi pemantauan air
Indonesia
•
30 Mar 2026

Jepang kembali batalkan uji terbang perdana kendaraan eksperimental roket ‘reusable’ akibat malafungsi
Indonesia
•
30 Mar 2026

Mengisap vape berpotensi picu kanker
Indonesia
•
31 Mar 2026

China luncurkan roket pengangkut Lijian-2 Y1
Indonesia
•
31 Mar 2026
