
China umumkan tugas misi antariksa berawak Shenzhou-17

Foto tanpa keterangan tanggal ini memperlihatkan taikonaut Tang Hongbo (tengah), Tang Shengjie (kanan), dan Jiang Xinlin, yang akan menjalankan misi penerbangan luar angkasa Shenzhou-17. (Xinhua)
Pesawat antariksa berawak Shenzhou-17 dijadwalkan akan diluncurkan pada Kamis (26/10) pukul 11.14 Waktu Beijing (10.14 WIB) dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut.
Jiuquan, China (Xinhua) – Para astronaut Shenzhou-17 akan melakukan berbagai uji coba dan eksperimen sains dan penerapan muatan antariksa di orbit, seperti diumumkan seorang pejabat senior dari Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (25/10).Mereka akan menjalankan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity), memasang muatan di luar wahana antariksa, dan melakukan pemeliharaan stasiun luar angkasa serta tugas-tugas lainnya, kata Wakil Direktur CMSA Lin Xiqiang.Para astronaut Shenzhou-17 akan melakukan pemeliharaan eksperimental extravehicular untuk kali pertama, suatu tugas yang sangat menantang, tambah Lin.Para astronaut itu juga akan terus menilai fungsi dan kinerja stasiun luar angkasa serta menguji koordinasi dan kompatibilitas pusat dukungan darat di Bumi dalam melakukan tugas operasi dan manajemen stasiun luar angkasa, guna lebih meningkatkan efisiensi pengoperasian dan kemampuan koreksi kesalahan stasiun luar angkasa, ujarnya.Pesawat antariksa berawak Shenzhou-17 dijadwalkan akan diluncurkan pada Kamis (26/10) pukul 11.14 Waktu Beijing (10.14 WIB) dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut.Para kru Shenzhou-17 yang terdiri dari Tang Hongbo, Tang Shengjie, dan Jiang Xinlin akan menggantikan kru Shenzhou-16 yang sedang mengorbit, dan akan menghabiskan waktu sekitar enam bulan di stasiun luar angkasa itu, kata Lin.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Ajang Maraton Robot di Beijing dorong ‘evolusi cepat’ robot humanoid
Indonesia
•
20 Apr 2026

Harimau Siberia yang terancam punah terpantau di cagar alam di China timur laut
Indonesia
•
08 Dec 2024

Perubahan iklim berpotensi pangkas populasi rusa Arktika hingga 80 persen pada 2100
Indonesia
•
19 Aug 2025

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026


Berita Terbaru

Feature – Nobel Kimia 2026 pecahkan misteri ‘tangan’ molekul yang membingungkan ilmuwan lebih dari seabad
Indonesia
•
08 Oct 2026

Tak punya tekanan darah tinggi atau kolesterol, tapi kena serangan jantung? Ilmuwan buru penanda baru risikonya
Indonesia
•
07 Oct 2026

OpenAI bobol sistem layanan kesehatan Australia, perusahaan siapkan ‘rem darurat’ untuk model AI
Indonesia
•
07 Oct 2026

Jutaan data pribadi bocor di Jepang, universitas hingga restoran jadi sasaran serangan siber
Indonesia
•
07 Oct 2026
