
Pesawat amfibi berukuran besar buatan China, AG600, masuki fase ‘batch production’ pertama

Sebuah pesawat pemadam kebakaran AG600M melakukan manuver pengambilan air saat uji coba pengambilan dan penyiraman air di Jingmen, Provinsi Hubei, China tengah, pada 27 September 2022. (Xinhua/Wu Zhizun)
Pesawat amfibi seri AG600 memiliki konfigurasi yang unik, yakni bodi bagian atas yang berbentuk pesawat yang terintegrasi dengan bodi bagian bawah yang berbentuk lunas kapal.
Beijing, China (Xinhua) – AG600, pesawat amfibi berukuran besar yang dikembangkan secara mandiri oleh China, memulai fase baru untuk produksi berkelompok (batch production) dan perakitan akhir pertamanya dalam jumlah kecil, demikian disampaikan oleh Aviation Industry Corporation of China (AVIC) pada Selasa (2/7).Bagian besar dari hidung pesawat untuk batch production pertama AG600 ini telah dikirim pada 30 Juni, kata AVIC, perusahaan manufaktur pesawat terkemuka di China.Langkah tersebut menandai transisi bagi tipe pesawat AG600 dari fase pengembangan ke fase batch production, imbuh AVIC.Menurut AVIC, produksi hidung pesawat itu berlangsung selama tiga bulan. Administrasi Regional Pusat dan Selatan (Central and Southern Regional Administration), yang berada di bawah naungan Administrasi Penerbangan Sipil China (Civil Aviation Administration of China/CAAC), telah melakukan inspeksi kelaikudaraan untuk manufaktur komponen besar ini.Setelah itu, perakitan akhir pesawat AG600 ini akan dilakukan oleh AVIC General Huanan Aircraft Industry Co., Ltd. di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan.Setelah AG600 mengantongi sertifikat tipe, pesawat tersebut akan dikirimkan ke pelanggan, kata AVIC.Pesawat AG600 menargetkan untuk mendapatkan sertifikat tipenya pada akhir tahun ini, lanjut AVIC.AVIC menambahkan bahwa empat pesawat AG600, yang ditujukan untuk digunakan dalam uji terbang, saat ini sedang melakukan misi uji kelaikudaraan di berbagai penjuru China guna memverifikasi performa pesawat jenis baru ini dan kepatuhannya terhadap standar kelaikudaraan.
Foto dari udara yang diabadikan pada 27 Desember 2023 ini menunjukkan pesawat amfibi berukuran besar AG600 buatan China sedang menjalani uji terbang. (Xinhua/Aviation Industry Corporation of China)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Wahana pendarat Bulan milik swasta AS berstatus aktif usai pendaratan bersejarah
Indonesia
•
25 Feb 2024

China akan lakukan eksplorasi ilmiah dalam misi Bulan berawak
Indonesia
•
19 Jul 2023

Ilmuwan mungkin telah menemukan sub-jenis mutasi virus corona yang bertahan 49 hari
Indonesia
•
02 Apr 2020

Misi astronaut Saudi ke luar angkasa diluncurkan pada 21 Mei 2023
Indonesia
•
15 May 2023


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
