
Perusahaan di Suzhou, China, produksi 50.000 keffiyeh Piala Dunia Qatar

Keffiyeh Piala Dunia Qatar 2022 dengan desain tradisional Arab, dan dihiasi dengan logo di sudutnya. (Xinhua)
Keffiyeh Piala Dunia Qatar sebanyak 50.000 lembar dengan desain tradisional Arab, dan dihiasi dengan logo di sudutnya, diproduksi di Kota Zhenze, Suzhou, China timur, dalam waktu sekitar dua bulan sejak Juli lalu.
Suzhou, China (Xihua) – Pesanan lebih dari 50.000 keffiyeh, penutup kepala tradisional Arab, untuk Piala Dunia Qatar 2022 dibuat di Kota Zhenze, Suzhou, China timur, dalam waktu sekitar dua bulan sejak Juli lalu.Keffiyeh tersebut disesuaikan untuk ajang Piala Dunia dengan desain tradisional Arab, dan dihiasi dengan logo di sudutnya."Hal yang paling menonjol adalah permukaannya dibordir, sedangkan bagian belakangnya tidak. Kami mengatur ulang mesin karena logo sepak bola harus ada di sudut ini," kata Yang weilong, Wakil Presiden Kamar Dagang Tekstil Penutup Kepala Wujiang Suzhou (Suzhou Wujiang Headcloth Textile Chamber of Commerce)Kota tersebut membentuk klaster industri penutup kepala khas Arab dengan lebih dari 30 perusahaan, sebagian besar disiapkan untuk pasar ekspor.Sementara itu, Wu Lingen, Sekretaris Jenderal Kamar Dagang Tekstil Penutup Kepala Wujiang Suzhou, mengatakan, "Output tahunan kami mencapai sekitar 1 juta helai kain saat ini. Negara-negara ekspor utama antara lain Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait."
Proses produksi keffiyeh Piala Dunia Qatar di Kota Zhenze, Suzhou, China timur. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UE kritik tarif AS, janji beri respons tegas jika "jadi sasaran"
Indonesia
•
04 Feb 2025

Jelang bulan suci puasa, seri Muslim LifeFair digelar di Bekasi, suguhkan ‘bekal Ramadhan’
Indonesia
•
16 Feb 2025

Asia berpotensi jadi pemimpin global dalam teknologi hijau yang sedang berkembang
Indonesia
•
26 Mar 2025

Arab Saudi: OPEC+ akan tingkatkan produksi 'jika ada permintaan'
Indonesia
•
24 May 2022


Berita Terbaru

OPEC turunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026
Indonesia
•
14 May 2026

Analisis – Hubungan China-AS terlalu penting untuk gagal
Indonesia
•
14 May 2026

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026
