
Qatar dan Mesir akan jadi tuan rumah perundingan gencatan senjata Israel-Hamas

Warga berkerumun di lokasi yang terdampak serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 22 Februari 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
"Perundingan Doha dan Kairo akan diadakan dengan melibatkan para pakar dari Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Israel, selain juga delegasi dari gerakan Hamas, sebagai kelanjutan dari apa yang telah dibahas sebelumnya dalam pertemuan Paris baru-baru ini."
Kairo, Mesir (Xinhua) – Dua babak perundingan akan digelar masing-masing di Qatar dan Mesir untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza yang saat ini berada dalam pengepungan dan gempuran masif militer Israel, demikian menurut laporan kantor berita Mesir, Al-Qahera News, pada Ahad (25/2)."Perundingan Doha dan Kairo akan diadakan dengan melibatkan para pakar dari Mesir, Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Israel, selain juga delegasi dari gerakan Hamas, sebagai kelanjutan dari apa yang telah dibahas sebelumnya dalam pertemuan Paris baru-baru ini," sebut Al-Qahera News, mengutip pernyataan seorang pejabat Mesir yang enggan disebutkan namanya.Menurut laporan tersebut, pembicaraan di Doha dan Kairo ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza serta pertukaran tahanan Palestina dan sandera Israel.Israel menggempur Gaza setelah Hamas yang berkuasa di Gaza melancarkan serangan mengejutkan dan mematikan ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023 lalu, yang menewaskan sedikitnya 1.200 warga Israel dan menyandera lebih dari 200 orang.
Orang-orang terlihat di antara reruntuhan bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 22 Februari 2024. Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza telah bertambah menjadi 29.410 orang, dengan 69.465 orang lainnya terluka sejak pecahnya konflik Israel-Hamas, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas dalam sebuah pernyataan pers pada Kamis (22/2). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang wanita memperlihatkan posternya saat aksi unjuk rasa yang digelar di Tel Aviv, Israel, pada 24 Februari 2024, untuk menentang konflik dan menyerukan gencatan senjata di Gaza. (Xinhua/Jamal Awad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu Australia peringatkan tanpa solusi dua negara, tak akan ada lagi Palestina untuk diakui
Indonesia
•
06 Aug 2025

Israel tingkatkan kesiapan militer di dekat Gaza
Indonesia
•
25 Feb 2025

China temukan cadangan 100 juta ton migas di Cekungan Tarim
Indonesia
•
27 Jan 2022

Truss mundur sebagai perdana menteri Inggris setelah enam pekan menjabat
Indonesia
•
21 Oct 2022


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
