
Kelompok Houthi klaim jatuhkan ‘drone’ MQ-9 milik AS di Yaman tengah

Gambar tangkapan layar yang diambil dari video yang dirilis oleh kelompok Houthi pada 27 April 2024 ini menunjukkan puing-puing dari apa yang disebut sebagai "drone mata-mata MQ9 Amerika Serikat" di sebuah gunung di Saada, Yaman utara. Kelompok Houthi Yaman pada 27 April 2024 mengunggah sebuah video yang menunjukkan penjatuhan apa yang disebut sebagai "drone mata-mata MQ9 Amerika Serikat" di wilayah udara Provinsi Saada, Yaman utara. (Xinhua)
Pertahanan udara Houthi mengklaim berhasil menjatuhkan drone MQ-9 milik Amerika Serikat yang sedang melakukan "misi permusuhan" di wilayah udara Provinsi al-Bayda, Yaman tengah.
Aden, Yaman (Xinhua/Indonesia Window) – Kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (28/12) mengumumkan bahwa pertahanan udaranya berhasil menjatuhkan drone MQ-9 milik Amerika Serikat (AS) yang sedang melakukan "misi permusuhan" di wilayah udara Provinsi al-Bayda, Yaman tengah.Drone yang dijatuhkan tersebut merupakan drone AS ke-13 yang dicegat oleh pertahanan udara Houthi dalam operasi militer terbaru kelompok tersebut yang bertujuan untuk mempertahankan kedaulatan Yaman dan mendukung rakyat Palestina di Gaza, demikian disampaikan juru bicara militer Houthi Yahya Sarea dalam sebuah video, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut tentang metode atau senjata yang digunakan dalam penjatuhan tersebut.Sejauh ini, pihak AS belum berkomentar perihal insiden tersebut.Houthi dan militer AS telah saling menyerang sejak November 2023, ketika Houthi mulai meluncurkan rudal antikapal dan serangan drone terhadap apa yang mereka sebut sebagai kapal kargo "yang berhubungan dengan Israel" di Laut Merah dan Teluk Aden untuk menunjukkan solidaritas terhadap Palestina di Jalur Gaza.Sejak Januari, koalisi angkatan laut AS-Inggris yang ditempatkan di kawasan tersebut rutin melancarkan serangan udara dan serangan rudal terhadap target-target Houthi untuk menekan kelompok tersebut.Kelompok Houthi merebut beberapa provinsi di wilayah utara pada akhir 2014 ketika perang saudara pecah di Yaman, memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional untuk keluar dari Sanaa, ibu kota Yaman.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Newsweek: Sejumlah negara rilis ‘travel warning’ ke AS karena kekerasan senjata
Indonesia
•
11 May 2023

Prancis akan akhiri pembatasan visa bagi warga negara Maroko
Indonesia
•
17 Dec 2022

Gelombang dingin sapu seluruh China
Indonesia
•
16 Feb 2024

Penerbangan ditangguhkan akibat aksi protes disertai kekerasan di ibu kota RD Kongo
Indonesia
•
30 Jan 2025


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
