
Sekjen PBB kecam rencana perluasan permukiman Israel di Tepi Barat

Foto yang diabadikan pada 23 Februari 2023 ini menunjukkan pemandangan permukiman Israel di Givat Zeev di wilayah Tepi Barat yang diduduki. (Xinhua/Muammar Awad)
Perluasan permukiman Israel yang terus-menerus dilakukan di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, telah memperdalam kebutuhan akan bantuan kemanusiaan, secara signifikan memicu kekerasan, meningkatkan risiko konfrontasi, semakin mengukuhkan pendudukan, dan merongrong hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri.
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Rabu (28/6) mengecam langkah pemerintah Israel yang menyetujui rencana pembangunan ribuan rumah tambahan di sejumlah permukiman Israel di Tepi Barat, demikian menurut pernyataan juru bicara PBB pada Rabu tersebut.Sekjen PBB mengecam keras pemufakatan yang dicapai pada Senin (26/6) soal rencana pembangunan lebih dari 5.500 unit rumah di permukiman Israel di Area C Tepi Barat yang diduduki, termasuk regularisasi retroaktif, di bawah hukum Israel, terhadap tiga pos permukiman yang berdekatan dengan permukiman Eli, kata Farhan Haq, wakil juru bicara Guterres, dalam sebuah pernyataan.Area C Tepi Barat berada di bawah kendali sipil dan keamanan penuh Israel."Sekjen menegaskan kembali bahwa permukiman tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan. Dia sekali lagi mendesak pemerintah Israel untuk menghentikan dan membatalkan perluasan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki, menghentikan semua kegiatan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki dengan segera dan sepenuhnya, serta menghormati kewajiban hukumnya dalam hal itu sebaik-baiknya," demikian bunyi pernyataan itu.
Para pengunjuk rasa Palestina bentrok dengan tentara Israel menyusul protes terhadap perluasan permukiman Yahudi di Desa Kufr Qadoom yang terletak di dekat Nablus, Tepi Barat, pada 23 Juni 2023. (Xinhua/Nidal Eshtayeh)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Syekh Assudais meluncurkan rencana besar untuk musim haji
Indonesia
•
26 May 2024

Israel tarik seluruh staf diplomatik dari Turkiye
Indonesia
•
26 Oct 2023

Imbas konflik Gaza, tingkat pengangguran Palestina capai 50,8 persen
Indonesia
•
09 Jun 2024

Xi Jinping minta sekolah Partai berkomitmen kembangkan talenta, sumbangkan kebijaksanaan
Indonesia
•
02 Mar 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
