Imbas konflik Gaza, tingkat pengangguran Palestina capai 50,8 persen

Sejumlah pengungsi Palestina terlihat di kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah pada 4 Juni 2024. (Xinhua/Marwan Dawood)
Tingkat pengangguran di Jalur Gaza mencapai angka yang mencengangkan, yakni 79,1 persen, sementara di Tepi Barat meningkat menjadi 32 persen.
Beirut, Lebanon (Xinhua) – Tingkat pengangguran di wilayah Palestina melonjak menjadi 50,8 persen, demikian menurut buletin bersama yang dirilis pada Jumat (7/6) oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO) dan Biro Pusat Statistik Palestina (Palestinian Central Bureau of Statistics/PCBS).Laporan tersebut mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran di Jalur Gaza mencapai angka yang mencengangkan, yakni 79,1 persen, sementara di Tepi Barat meningkat menjadi 32 persen. Angka-angka tersebut tidak termasuk individu yang meninggalkan lapangan kerja karena prospek pekerjaan yang sulit dicapai, mengindikasikan bahwa jumlah pengangguran yang sebenarnya bahkan lebih tinggi lagi.
Sejumlah pengungsi Palestina terlihat di kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah pada 4 Juni 2024. (Xinhua/Marwan Dawood)
Sejumlah pengungsi Palestina terlihat di kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah pada 4 Juni 2024. (Xinhua/Marwan Dawood)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

UA serukan upaya bersama atasi ancaman perdamaian dan keamanan yang meningkat di Afrika
Indonesia
•
25 Sep 2024

Presiden UEA tolak relokasi warga Palestina saat bertemu Menlu AS
Indonesia
•
20 Feb 2025

Kunjungan Biden ke Arab Saudi tegaskan pengaruh Amerika di Timur Tengah
Indonesia
•
15 Jul 2022

Tajuk Xinhua: China dan Asia Tengah sambut KTT bersejarah pererat hubungan (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
18 May 2023
Berita Terbaru

Terima presiden Palestina, Norwegia tegaskan kembali komitmen terhadap solusi dua negara
Indonesia
•
13 Feb 2026

Anggota parlemen di seluruh dunia hadapi peningkatan intimidasi publik
Indonesia
•
13 Feb 2026

DPR AS tolak tarif Trump terhadap barang-barang dari Kanada
Indonesia
•
13 Feb 2026

Trump hapus temuan penting yang jadi dasar regulasi iklim AS
Indonesia
•
14 Feb 2026
