Bank of America sebut resesi di Meksiko dapat terus berlanjut

Para pelanggan yang mengenakan masker berbelanja di sebuah pasar grosir makanan di tengah wabah COVID-19 di Mexico City, Meksiko, pada 18 Juni 2020. (Xinhua/Francisco Canedo)
Perekonomian Meksiko semakin menurun lebih lambat dari yang diperkirakan, yang berarti sebuah resesi, yang dipimpin oleh mitra dagang terbesarnya Amerika Serikat (AS), dapat memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.
Mexico City, Meksiko (Xinhua) – Perekonomian Meksiko semakin menurun lebih lambat dari yang diperkirakan, yang berarti sebuah resesi, yang dipimpin oleh mitra dagang terbesarnya Amerika Serikat (AS), dapat memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, demikian sebut Bank of America (BofA) pada Senin (27/2).Dalam sebuah laporan kepada para kliennya, lembaga swasta tersebut meningkatkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Meksiko pada 2023 menjadi 0,8 persen dari perkiraan sebelumnya sebesar 0,3 persen.Namun, bank itu memangkas perkiraan pertumbuhan 2024 untuk Meksiko menjadi nol, dari yang sebelumnya 0,6 persen, mengatakan pihaknya memperkirakan ekonomi negara itu akan terus melambat dalam beberapa bulan mendatang akibat ekonomi AS yang melambat.Menurut lembaga tersebut, perkiraan resesi ekonomi di Meksiko dan Amerika Serikat bisa memakan waktu sedikit lebih lama tetapi lebih dalam, terutama jika Federal Reserve (The Fed) AS terus menaikkan suku bunganya.Kecenderungan relokasi perusahaan-perusahaan dapat mengimbangi dan memberikan dorongan bagi perekonomian Meksiko, yang juga akan melindungi (Meksiko) dari pertumbuhan lebih rendah di Amerika Serikat, tambahnya.Perekonomian AS juga semakin menurun lebih lambat dari yang diperkirakan, ujar bank itu, menambahkan para analisnya baru-baru ini mendorong perkiraan resesi kembali pada paruh kedua 2023.Ekonomi Meksiko, negara terbesar kedua di Amerika Latin setelah Brasil, tumbuh 3,1 persen pada 2022, terutama didorong oleh aktivitas industri yang berkaitan dengan Amerika Serikat, menurut angka yang direvisi dari Institut Nasional Statistik dan Geografi Meksiko (INEGI) yang dipublikasikan pada Jumat (24/2).Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Minyak melonjak 4 persen, harga bensin AS capai rekor tertinggi
Indonesia
•
14 May 2022

Microsoft akan investasikan 3,2 miliar euro untuk infrastruktur AI di Jerman
Indonesia
•
16 Feb 2024

Stasiun Whoosh Karawang catat 5.500 penumpang dalam 10 hari pertama beroperasi
Indonesia
•
07 Jan 2025

Penjualan Ford di AS naik 7,1 persen pada 2023
Indonesia
•
07 Jan 2024
Berita Terbaru

Netflix menyerah, Paramount Skydance akuisisi Warner Bros. Discovery
Indonesia
•
01 Mar 2026

BOCHK kembali dukung penerbitan Dim Sum Bond pemerintah Indonesia
Indonesia
•
01 Mar 2026

Trade Expo Indonesia ke-41 targetkan transaksi 17,5 miliar dolar AS dengan 3 strategi
Indonesia
•
27 Feb 2026

Venezuela bisa jual lagi minyaknya ke Kuba atas izin AS
Indonesia
•
26 Feb 2026
