
Peran anak muda dorong pembangunan regional jadi topik utama forum RCEP

Foto dari udara yang diabadikan pada 10 Desember 2022 ini menunjukkan pemandangan terminal peti kemas internasional Yangpu di Zona Pengembangan Ekonomi Yangpu, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Peran anak muda diharapkan mendorong pembangunan regional, di saat Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) hampir melewati tahun pertama pemberlakuannya.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah seminar daring digelar pada Jumat (23/12) untuk membahas peran anak muda dalam mendorong pembangunan regional, di saat Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) hampir melewati tahun pertama pemberlakuannya.Para delegasi, yang meliputi pejabat, akademisi, dan pengusaha dari organisasi internasional dan delapan anggota RCEP, berpartisipasi dalam Dialog Pemuda RCEP bertajuk ‘Menghimpun kekuatan kaum muda, mendorong pembangunan regional’ (Pooling the strength of youth, promoting regional development)."Guna sepenuhnya menyalurkan manfaat RCEP dan bersama-sama membangun zona perdagangan bebas terbesar di dunia, vitalitas dan kreativitas kaum muda perlu distimulasi," kata Chi Fulin, kepala Institut Reformasi dan Pembangunan China (China Institute for Reform and Development/CIRD) yang berbasis di Hainan.Chi meminta para anggota RCEP untuk mendukung kaum muda dalam berbagai aktivitas bisnis ekonomi digital, meningkatkan keterlibatan mereka dalam tata kelola regional dengan membangun mekanisme dialog dan mendorong pertukaran budaya.Chen Yibing, peraih medali emas Olimpiade sekaligus associate researcher dari Sekolah Tinggi Pendidikan Jasmani dan Olahraga Beijing Normal University, mengatakan platform RCEP harus dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama di bidang olahraga dan mendukung pertukaran kaum muda.Kong Tuan-yuen, research fellow di Institut Asia Timur Universitas Nasional Singapura, menuturkan bahwa anak muda memainkan peran penting dalam pengembangan RCEP dan memfasilitasi inovasi peraturan RCEP.Para pengusaha muda, yang memiliki karakteristik pragmatis, inovatif, dan berpikiran terbuka, dapat membantu dalam hal kerja sama perdagangan dan investasi RCEP, serta memimpin pengembangan format dan model bisnis baru dalam ekonomi digital, ujar Xu Xiujun, research fellow di Institut Ekonomi dan Politik Dunia di Akademi Ilmu Sosial China.Acara tersebut diselenggarakan bersama oleh CIRD, China Daily, dan China Oceanic Development Foundation.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sentimen bisnis di Korsel terus memburuk pada Februari 2025
Indonesia
•
22 Feb 2025

Jetour umumkan harga kendaraan energi barunya di Indonesia, dibanderol di kisaran 400 juta rupiah
Indonesia
•
05 Oct 2024

Feature – Yuk bangun bisnis berbasis pengalaman dan emosi!
Indonesia
•
17 Apr 2026

Lebih dari 700 juta paket ditangani selama liburan Tahun Baru Imlek di China
Indonesia
•
29 Jan 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
